Sinergi DLH Padang dan Universitas Ekasakti: Perkuat Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Ekasakti (UNES).

Kegiatan Coaching Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026 dan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) berlangsung khidmat.

​Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd da disaksikan Sekretaris YPTP Dr. Jusmita Weriza, M.Kom.

Dalam sambutannya Rektor menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memastikan penilaian penghargaan lingkungan hidup di Kota Padang berjalan objektif, transparan, dan berbasis akademis.

​Sementara Ketua Panitia, Harry Setia Hadi, S.Kom., M.Kom., dalam laporannya menyampaikan bahwa pembekalan (coaching) ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tim verifikator dalam menilai titik-titik lokasi Padang Rancak Award.

​Kepala DLH Kota Padang, yang diwakili oleh Sekretaris DLH, Susi Ramdani, S.E., M.Si menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah daerah.

​”Padang Rancak Award bukan sekadar kompetisi, melainkan upaya masif memperbaiki kualitas lingkungan. Kehadiran akademisi dan mahasiswa UNES sebagai verifikator akan menjaga integritas penilaian ini,” ujarnya.

​Penandatanganan IA dan Keterlibatan Mahasiswa

Dalam kesempatan ini dilakukan pula penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara DLH kota Padang bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unes dengan dua program studi perwakilan, yakni Program Studi Ilmu Hukum dan Program Studi Administrasi Akuntansi (AAI).

​Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Rektor dan Sekretaris YPTP sebagai bentuk komitmen nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi.

​Menuju Padang yang Lebih “Rancak”

​Dengan adanya coaching ini, para mahasiswa Universitas Ekasakti dan tim verifikator diharapkan mampu melakukan pendataan yang akurat di lapangan.

Program Padang Rancak Award 2026 sendiri diproyeksikan menjadi stimulus bagi masyarakat dan stakeholder di Kota Padang untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan penghijauan lingkungan.

​Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan materi teknis verifikasi bagi para peserta. (yumi aryati)

Exit mobile version