PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Perbedaan data perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 yang beredar di media sosial dan grup kontingen mendapat perhatian serius Panitia Besar (PB) Porprov.
Ketua PB Porprov XVI, Editiawarman, meminta seluruh pihak tidak menjadikan rekapitulasi di luar aplikasi Sirimau sebagai acuan klasemen resmi.
Hingga saat ini, baru 33 cabang olahraga (cabor) yang data perolehan medalinya telah masuk ke Sirimau dan memenuhi ketentuan. Sementara itu, 20 cabor lainnya masih dalam proses karena belum menyelesaikan penginputan sesuai regulasi atau masih menjalani pertandingan.
Editiawarman menegaskan, data yang ditampilkan melalui Sirimau telah melewati proses verifikasi dan validasi oleh tim KONI Sumatera Barat bersama PB Porprov.
Ia meminta ketua KONI kabupaten dan kota, technical delegate (TD), serta pemerhati olahraga agar merujuk pada data tersebut ketika menyampaikan informasi perolehan medali.
Data Medali Masih Harus Diperiksa
Menurut Editiawarman, klaim medali yang disampaikan sejumlah kontingen belum seluruhnya dapat dijadikan dasar penetapan klasemen. Ada hasil pertandingan yang belum tercatat dalam sistem sehingga perlu ditelusuri sebelum dinyatakan sah.
PB Porprov juga menemukan indikasi persoalan administrasi dan kesesuaian data. Di antaranya, terdapat atlet yang diklaim meraih medali, tetapi namanya tidak ditemukan dalam Satu Data maupun aplikasi Sirimau.
Persoalan lain berkaitan dengan penambahan nomor pertandingan oleh cabor yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan dalam Technical Handbook (THB).
Kondisi tersebut membuat PB Porprov harus memeriksa setiap laporan sebelum hasilnya dimasukkan ke dalam rekapitulasi resmi.
Data yang belum tercatat di Sirimau akan diperiksa dengan mencocokkannya terhadap ketentuan THB, hasil Delegation Registration Meeting (DRM), serta nomor pertandingan yang telah diakomodasi dalam sistem.
Langkah ini dilakukan agar setiap medali yang masuk dalam klasemen memiliki dasar administrasi dan hasil pertandingan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kontingen Diminta Tidak Merilis Klasemen Sepihak
Editiawarman mengingatkan seluruh kontingen agar tidak terburu-buru menyimpulkan posisi klasemen berdasarkan data yang belum melalui proses verifikasi PB Porprov.
Ia juga meminta para TD dan pihak lain yang mengikuti perkembangan pertandingan untuk berhati-hati menyebarkan informasi perolehan medali, terutama jika sumber datanya belum jelas.
Menurutnya, rekapitulasi yang beredar di luar sistem resmi berpotensi menimbulkan perbedaan klaim apabila belum disandingkan dengan dokumen dan hasil pertandingan yang sah.
PB Porprov XVI Sumbar menegaskan, penetapan perolehan medali harus mengacu pada hasil yang telah diperiksa berdasarkan THB, DRM, dan pencatatan dalam Sirimau.
Dengan proses tersebut, panitia berharap tidak terjadi kesalahan pencatatan maupun klaim medali yang tidak sesuai dengan hasil pertandingan dan ketentuan yang berlaku.
PB Porprov meminta seluruh pihak menunggu pembaruan data resmi sebelum menyampaikan kesimpulan mengenai perolehan medali masing-masing daerah. (jiga)






