Menjadikan Flashcard sebagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris Rekam Medis

Oleh: Nila Mayasari, M.Hum

Penguasaan kosakata Bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi yang penting bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan, termasuk di bidang rekam medis.

Perkembangan globalisasi dan tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin terhubung dengan standar internasional membuat kemampuan memahami istilah medis dalam Bahasa Inggris menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Dalam praktiknya, berbagai istilah medis dalam Bahasa Inggris digunakan dalam dokumentasi medis, sistem informasi kesehatan, referensi keilmuan, maupun komunikasi profesional.

Karena itu, mahasiswa rekam medis perlu memiliki kemampuan yang memadai untuk mengenali, memahami, dan menggunakan kosakata tersebut secara tepat.

Namun, proses pembelajaran di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan.

Mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam memahami dan mengingat istilah medis berbahasa Inggris yang bersifat teknis.

Salah satu penyebabnya adalah pembelajaran yang masih cenderung konvensional dan berorientasi pada hafalan.

Ketika kosakata hanya dipelajari dalam bentuk daftar kata tanpa konteks, mahasiswa dapat mengalami kesulitan untuk mengingat sekaligus menerapkannya dalam situasi yang berkaitan dengan bidang profesinya.

Persoalan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris untuk mahasiswa rekam medis perlu dikembangkan dengan pendekatan yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakter pendidikan vokasional.

Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah penggunaan media flashcard.

Flashcard sebagai Media Pembelajaran

Flashcard merupakan media pembelajaran sederhana yang dapat membantu proses mengingat melalui pengulangan dan asosiasi visual.

Dalam pembelajaran Bahasa Inggris bidang rekam medis, media ini dapat dirancang secara khusus dengan memuat istilah medis dalam Bahasa Inggris, arti, gambar pendukung, serta contoh penggunaan dalam kalimat.

Baca Juga :  Solok Pimpin Klasemen Atletik Porprov, Padang dan Bukittinggi Membayangi

Penggunaan unsur visual menjadi penting karena mahasiswa tidak hanya berhadapan dengan kata-kata, tetapi juga memperoleh bantuan berupa gambar dan konteks.

Dengan demikian, proses pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada kegiatan menghafal, tetapi berkembang menjadi pemahaman dan kemampuan menggunakan istilah tersebut.

Media flashcard juga memiliki kelebihan dari sisi fleksibilitas. Setelah digunakan dalam proses pembelajaran, flashcard dapat dimanfaatkan kembali oleh mahasiswa untuk belajar secara mandiri.

Dengan pengulangan yang dilakukan secara berkala, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperkuat penguasaan kosakata.

Belajar melalui Praktik

Penggunaan flashcard akan lebih efektif apabila tidak dilakukan secara pasif.
Mahasiswa dapat dilibatkan dalam berbagai aktivitas seperti permainan edukatif, kuis, diskusi kelompok, dan simulasi komunikasi.

Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa belajar sambil melakukan atau learning by doing.

Dalam pembelajaran vokasional, metode seperti ini memiliki relevansi yang kuat.
Mahasiswa tidak hanya menerima informasi dari dosen, tetapi juga diberi kesempatan untuk mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh.

Misalnya, sebuah istilah medis yang terdapat pada flashcard dapat dipelajari melalui arti, gambar, kemudian digunakan dalam sebuah kalimat atau simulasi yang berkaitan dengan situasi rekam medis.

Proses tersebut membantu mahasiswa memahami hubungan antara kosakata yang dipelajari dengan bidang keilmuannya.

Dengan pendekatan kontekstual, kosakata Bahasa Inggris tidak lagi dipandang sebagai kumpulan istilah yang harus dihafalkan, tetapi sebagai bagian dari kemampuan yang akan digunakan dalam dunia kerja.

Membangun Motivasi Belajar

Persoalan pembelajaran bahasa tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga motivasi.

Baca Juga :  Solok Pimpin Klasemen Atletik Porprov, Padang dan Bukittinggi Membayangi

Pembelajaran yang monoton berpotensi membuat mahasiswa kurang tertarik untuk mempelajari kosakata yang dianggap sulit.

Sebaliknya, penggunaan media yang lebih menarik dan aktivitas yang melibatkan mahasiswa secara langsung dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.

Flashcard dapat menjadi salah satu media untuk menghadirkan suasana tersebut.

Permainan, kuis, diskusi dan simulasi yang menggunakan flashcard dapat membuat mahasiswa lebih aktif. Dalam prosesnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengulang materi dengan cara yang lebih variatif.

Karena itu, penggunaan media pembelajaran seharusnya tidak hanya mempertimbangkan aspek penyampaian materi, tetapi juga bagaimana media tersebut dapat mendorong keterlibatan dan motivasi mahasiswa.

Dari Kelas ke Pembelajaran Mandiri

Salah satu hal yang penting dalam pengembangan media pembelajaran adalah keberlanjutan.

Flashcard yang telah disiapkan untuk kegiatan pembelajaran dapat digunakan kembali oleh mahasiswa setelah proses pelatihan atau pembelajaran di kelas selesai.

Media tersebut dapat menjadi sarana belajar mandiri untuk mengulang istilah yang belum dikuasai.

Dengan demikian, pembelajaran tidak sepenuhnya berhenti ketika mahasiswa meninggalkan ruang kelas.

Pengembangan flashcard juga dapat disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Media yang awalnya berbentuk kartu fisik dapat dikembangkan menjadi media digital yang lebih interaktif.

Namun, prinsip utamanya tetap sama, yaitu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenali, memahami dan mengulang kosakata secara kontekstual.

Menyiapkan Sumber Daya Manusia Kesehatan

Pada akhirnya, pembelajaran Bahasa Inggris bidang rekam medis tidak semata-mata bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa mahasiswa.

Lebih jauh, pembelajaran tersebut merupakan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang mampu mengikuti perkembangan bidang kesehatan.

Baca Juga :  Solok Pimpin Klasemen Atletik Porprov, Padang dan Bukittinggi Membayangi

Penguasaan kosakata menjadi fondasi penting karena mahasiswa akan berhadapan dengan berbagai istilah medis dalam proses pendidikan maupun dunia kerja.

Oleh sebab itu, inovasi pembelajaran perlu terus dilakukan. Dosen tidak hanya dituntut menyampaikan materi, tetapi juga perlu memilih media dan metode yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Flashcard memang bukan satu-satunya solusi. Namun, sebagai media yang sederhana, fleksibel dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan, flashcard memiliki potensi untuk membantu mahasiswa meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris bidang rekam medis.

Yang paling penting adalah bagaimana media tersebut ditempatkan dalam proses pembelajaran yang terencana, interaktif dan kontekstual.

Jika pembelajaran mampu mengubah proses “menghafal istilah” menjadi “memahami dan menggunakan istilah”, maka Bahasa Inggris tidak lagi menjadi beban bagi mahasiswa rekam medis.

Sebaliknya, Bahasa Inggris dapat menjadi bekal profesional yang membantu mereka menghadapi tuntutan dunia kesehatan yang terus berkembang.

Karena tugas pendidikan bukan sekadar membuat mahasiswa tahu, tetapi membantu mereka mampu menggunakan apa yang telah dipelajari. []

Penulis adalah Dosen Bahasa Inggris Apikes Iris Padang*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *