PAINAN, FOKUSSUMBAR.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, S.K.M., M.K.M., resmi melepas tiga kontingen Kabupaten Pesisir Selatan yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, Selasa (6/10/2026).
Tiga cabang olahraga (cabor) yang dilepas tersebut yakni Atletik, Woodball, dan Soft Tennis. Ketiga kontingen akan menjalani pertandingan di Kota Padang dan Kota Pariaman dalam rangkaian Porprov XVI Sumbar 2026.
Pelepasan kontingen turut didampingi Ketua Umum KONI Pessel M. Adli. Dalam kesempatan itu, Sekda memberikan suntikan motivasi kepada para atlet agar tidak sekadar tampil sebagai peserta, tetapi mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan memperjuangkan prestasi untuk Kabupaten Pesisir Selatan.
Zainal Arifin menegaskan, setiap atlet yang turun ke arena pertandingan membawa nama besar Pessel. Karena itu, perjuangan harus dilakukan dengan penuh disiplin, sportivitas dan mental bertanding yang kuat.
“Kalian bukan hanya membawa nama pribadi dan cabor. Di pundak kalian ada nama Pesisir Selatan. Tunjukkan bahwa atlet Pessel mampu bersaing dan memberikan prestasi terbaik,” tegasnya.
Menurutnya, Porprov merupakan momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan olahraga sekaligus menjadi ajang bagi atlet untuk menunjukkan kualitas setelah menjalani proses latihan dan persiapan.
Ia meminta para atlet tidak mudah terpengaruh tekanan selama pertandingan. Fokus, menjaga kondisi fisik, mengikuti arahan pelatih dan bertanding dengan penuh keyakinan menjadi kunci menghadapi persaingan.
KONI: Jangan Pulang Hanya Membawa Cerita
Sementara itu, Ketua KONI Pessel M. Adli mengatakan, KONI memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang bertanding pada Porprov XVI.
Ia meminta seluruh atlet menjaga kekompakan dan menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi daerah.
“Kita tidak datang ke Porprov hanya untuk meramaikan pertandingan. Kita datang untuk bertarung dan mengejar prestasi. Jangan pulang hanya membawa cerita pernah bertanding, tetapi pulanglah membawa hasil,” ujar M. Adli.
Ia menegaskan, hasil pertandingan nantinya menjadi gambaran sejauh mana perjuangan atlet, pelatih dan seluruh unsur pendukung dalam mempersiapkan kontingen Pessel menghadapi Porprov XVI.
Anggaran Bisa Terbatas, Mental Juara Jangan Ikut Terbatas
Persaingan di Porprov XVI dipastikan tidak mudah. Setiap daerah datang dengan kekuatan masing-masing dan membawa target medali.
Namun, keterbatasan bukan alasan untuk menyerah sebelum bertanding. Justru di sinilah mental atlet diuji.
Anggaran boleh terbatas, fasilitas boleh tidak sempurna, tetapi keberanian untuk bertarung dan mental untuk menjadi juara tidak boleh terbatas.
Kini, bola berada di tangan para atlet. Lapangan pertandingan akan menjadi tempat pembuktian, bukan tempat mencari alasan.
Masyarakat Pessel menunggu satu jawaban: seberapa keras mereka berjuang dan seberapa banyak prestasi yang mampu dibawa pulang. (MoN)
