Ikatan Bidan Indonesia Kota Pariaman dan Dinas Kesehatan Gelar Bakti Sosial

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pariaman bersama Dinas Kesehatan Kota Pariaman menggelar Bakti Sosial untuk ibu hamil. (foto; ist)

PARIAMAN, FOKUSSUMBAR.COM – Perayaan Hari Raya Idul Adha yang biasa disebut Hari Raya Kurban, menjadi Momentum bagi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pariaman bersama Dinas Kesehatan Kota Pariaman untuk menggelar Bakti Sosial untuk ibu hamil yang ada di Kota Pariaman.

Ketua IBI Kota Pariaman Bidan Badriah Khalidi, SKeb, MKM, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang mereka lakukan setiap Hari Raya Idul Adha, dengan kekompakan bersama untuk berkurban yang dagingnya diberikan kepada para ibu hamil dan orang yang membutuhkan, ucapnya.

“Selain bertepatan dengan hari raya kurban, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati HUT IBI ke 75 Cabang Kota Pariaman dan sekaligus HUT ke 24 Kota Pariaman, melalui Gerakan ‘IBIQU BERIMAN’, kita wujudkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas di Kota Pariaman,” tukasnya ketika memberikan sambutan di Sekretariat IBI Cabang Kota Pariamandi Perumahan Graha Dirga Bakrie III, Dusun Pakasai, Desa Kampung Baru Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, Kamis (28/5/2026).

Lebih lanjut Badriah menjelaskan Gerakan IBIQU BERIMAN ini, merupakan program IBI Kota Pariaman, dimana setiap ibu hamil selain mendapatkan daging sapi, juga akan mendapatkan sedikit bantuan uang yang berasal dari IBI Kota Pariaman, selain tambahan makanan bergizi yang diberikan.

“Untuk tahun ini ada sebanyak 2 ekor Sapi dan 1 ekor Kambing, kemaren 1 ekor kita serahkan di Balaikota Pariaman, dan sisanya hari ini, kita serahkan untuk 50 ibu hamil yang ada di Kota Pariaman dan warga sekitar,” ungkapnya.

Ketua IBI dua periode ini juga menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pariaman, yang selalu mensupport kegiatan IBI.

Untuk tahun ini, IBI Kota Pariaman mengangkat tema “Bidan Sahabat Perempuan, Menuju Pariaman Sehat dan Sejahtera” sedangkan dari Dinas Kesehatan kegiatan ini disndingkan dengan Gerakan Ibu Hamil Sehat, untuk cegah stunting dan turunkan angka kematian ibu “Ibu Sehat, Janin Sehat, Generasi Hebat“, ulasnya.

“Stunting bermula dari anak didalam kandungan, karena itu, dari ibu hamil inilah, kita terus berupaya untuk menurunkan angka stunting di Kota Pariaman, dan ini sejalan dengan program yang dicanangkan oleh bapak walikota, dan alhamdulillah angka stunting Kota Pariaman menjadi salah satu yang terbaik di Sumatera Barat dan Nasional,” tutupnya.

Sementara itu Camat Pariaman Timur Ahmad Syaukani menyampaikan bahwa 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan,) adalah periode emas tumbuh kembang anak (dari dalam kandungan hingga usia 2 tahun). Pemenuhan nutrisi dan stimulasi yang baik di fase ini sangat penting karena dapat mencegah stunting.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan kolaborasi IBI dan Dinas Kesehatan ini, karena sangat membantu dan sejalan dengan program dari Pemerintah Kota Pariaman dalam upaya untuk terus menurunkan angka stunting di Kota Pariaman,” tuturnya.

Bakti Sosial ditutup dengan mendengarkan tausyiah yang disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Modern Taman Pendidikan Ulama Zuama (PPM TAPUZ) Kota Pariaman, Ustadz Afrinaldi Yunas dihadapan seluruh anggota IBI, ibu hamil dan masyarakat sekitar.

Acara ini juga dihadiri oleh PPTK Dinas Kesehatan Kota Pariaman Desy Handriyani, Kepala Desa Kampung Baru Padusunan Mulyadi, Pengurus IBI Kota Pariaman dan Pengurus IBI Ranting serta para ibu hamil dan warga sekitar yang hadir. (J)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *