2.982 Generasi Qur’ani Diwisuda, Pemkab Solok Selatan Hadirkan 11 Paket Umrah sebagai Apresiasi

Bupati H. Khairunas didampingi Wabup Yulian Efi serahkan hadiah umroh – kepada pemenang Lomba Cerdas Quran dalam rangkaian Wisuda Akbar Tahfidz Qur’an Ketiga Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026. (foto; ist)

SOLOK SELATAN, FOKUSSUMBAR.COM – Sebanyak 2.982 penghafal Al-Qur’an mengikuti Wisuda Akbar Tahfidz Qur’an Ketiga Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026 yang digelar di Padang Aro, Sabtu (5/9/2026). Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter berlandaskan Al-Qur’an.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan, para peserta wisuda merupakan bagian penting dari masa depan daerah. Menurutnya, mereka bukan sekadar anak-anak yang berhasil menghafal Al-Qur’an, tetapi merupakan aset dan harapan bagi agama, daerah, bangsa, dan masa depan peradaban.

“Sebanyak 2.982 anak-anak kita yang telah menghafal kalamullah diwisuda hari ini. Mereka adalah mutiara Solok Selatan, mutiara bangsa, harapan agama, sekaligus cahaya peradaban,” ujar Khairunas dalam sambutannya.

Baca Juga :  Mengabaikan yang Tak Penting, Merawat Kewarasan dan Soliditas Lembaga

Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur dan kemajuan fisik. Kekuatan iman, akhlak, serta kualitas generasi muda menjadi bagian penting dalam menciptakan daerah yang maju dan sejahtera.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus mendorong keberlanjutan program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz Qur’an yang telah berjalan kurang lebih lima tahun.

Khairunas menyebutkan, saat ini telah terdapat 225 Rumah Tahfidz binaan Pemerintah Daerah serta 198 Rumah Tahfidz mandiri yang tersebar di Solok Selatan. Keberadaan Rumah Tahfidz tersebut telah melahirkan ribuan hafidz dan hafidzah setiap tahunnya.

“Keberkahan daerah bukan hanya hadir dari pembangunan fisik semata, melainkan juga dari kuatnya iman, kokohnya akhlak, dan lahirnya generasi Qur’ani,” katanya.

Baca Juga :  PT ARP Kembali Aktif, Pemprov Sumbar Diminta Pastikan Aset 108 Hektare Terlindungi

Menurutnya, pelaksanaan Wisuda Akbar Tahfidz Qur’an bukan hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga momentum evaluasi untuk melihat sejauh mana program tahfiz berkembang dan apa yang perlu diperbaiki ke depan. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *