SPSI Pasaman Barat Sampaikan Tuntutan di Kantor Bupati

Sejumlah pengurus dan anggota SPSI Pasaman Barat, sampaikan sikapnya dihadapan Bupati, Yulianto bersama jajaran, dalam aksi damai di halaman kantor bupati, Simpang Empat. (foto; ist)

PASAMAN BARAT, FOKUSSUMBAR.COM – Aktivis Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Cabang Pasaman Barat, Kamis (24/9/2026), sampaikan tuntutan dan aspirasi kepada Pemda Pasaman Barat. Penyampaian aspirasi ini jadi perjuangan kepentingan, perlindungan serta kesejahteraan pekerja di daerah

Korlap, Ahmad Fauzi, katakan, pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan yang masih dihadapi pekerja, baik terkait hak-hak normatif, kesejahteraan, maupun kepastian perlindungan dalam menjalankan pekerjaan.

SPSI berharap Pemerintah Pasaman Barat merespons setiap aspirasi yang disampaikan secara serius dan melakukan langkah konkret melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan dan pemangku kepentingan di bidang ketenagakerjaan.

Baca Juga :  MAN 1 Padang Panjang Gelar Milad ke-58 dan GCC 2026, Wawako Allex Saputra Beri Apresiasi

Menurut SPSI, hubungan industrial yang sehat membutuhkan komunikasi dan dialog yang terbuka antara pekerja, pengusaha dan pemerintah. Karena itu, penyelesaian setiap persoalan ketenagakerjaan diharapkan dapat dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

SPSI Cabang Pasaman Barat, mendorong agar pengawasan terhadap pelaksanaan hak-hak pekerja dapat terus diperkuat. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif sekaligus memberikan kepastian bagi pekerja maupun dunia usaha.

Pemerintah Pasaman Barat diharapkan dapat menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan SPSI dengan mempertemukan pihak-pihak terkait sehingga setiap persoalan dapat dibahas secara terbuka dan menghasilkan solusi yang dapat diterima sesuai aturan.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Pessel Perkuat Program Nagari Kanyang, Targetkan 193 Ribu Ton Gabah

SPSI Cabang Pasaman Barat, penyampaian tuntutan merupakan bagian dari fungsi organisasi dalam menyuarakan kepentingan pekerja. Aspirasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pekerja dan perusahaan demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis di Kabupaten Pasaman Barat.

“Kami berharap aspirasi pekerja dapat menjadi perhatian pemerintah dan ditindaklanjuti melalui langkah nyata, sehingga okesejahteraan serta perlindungan pekerja di Pasaman Barat semakin baik,” demikian salah satu poin yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. (gmz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *