PAINAN, FOKUSSUMBAR.COM — Dalam upaya memperkuat hubungan dan sinergi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) melakukan silaturahmi dengan manajemen RSUD M. Zein Painan, Kamis (1/10/2026).
Rombongan PWI Pessel dipimpin Ketua PWI Pessel, Robby Oktora Romanza, dan diterima langsung Direktur RSUD M. Zein Painan, dr. Dona Hamrita, M.Kes, bersama jajaran manajemen rumah sakit.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya membangun komunikasi dan sinergi antara insan pers dengan RSUD M. Zein, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Pessel.
Ketua PWI Pessel Robby Oktora Romanza mengatakan, silaturahmi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara PWI dan RSUD M. Zein sehingga dapat saling mendukung dan mengisi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Bagaimana pertemuan ini bisa membuat kita selalu sinergi dan saling mengisi satu sama lainnya, sesuai dengan visi dan misi Bupati Pessel,” ujar Robby.
Sementara itu, Direktur RSUD M. Zein Painan, dr. Dona Hamrita, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pessel, khususnya pasien yang rutin menjalani kontrol setiap bulan, terkait belum terpenuhinya kebutuhan obat secara penuh.
Menurut Dona, kondisi ketersediaan obat saat ini membuat pasien yang sebelumnya memperoleh obat untuk kebutuhan satu bulan, dalam kondisi tertentu hanya mendapatkan obat untuk sekitar 10 hari.
“Untuk kekurangan obat tersebut, sisanya menjadi tanggung jawab RSUD M. Zein selama 20 hari,” kata dr. Dona.
Ia menjelaskan, persoalan tersebut menjadi perhatian pihak rumah sakit karena sebagian pasien RSUD M. Zein berasal dari daerah yang cukup jauh dari Painan. Agar pasien tidak harus berulang kali datang ke rumah sakit hanya untuk mengambil obat, RSUD M. Zein menjalin kerja sama dengan Kantor Pos untuk membantu pengiriman obat ke rumah pasien.
“Untuk pasien yang jauh tinggal dari Painan, pihak rumah sakit bekerja sama dengan Kantor Pos untuk mengirim obat ke rumah pasien,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Dona menegaskan bahwa pelayanan terhadap masyarakat tetap menjadi prioritas RSUD M. Zein. Ia menyebut, sesuai arahan Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, rumah sakit tidak boleh menolak pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Sesuai perintah Pak Bupati H. Hendrajoni, tidak boleh menolak pasien yang berobat ke rumah sakit. Harus dilayani,” tegasnya.
Pertemuan PWI Pessel dengan jajaran RSUD M. Zein tersebut diharapkan tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi berlanjut dalam bentuk komunikasi dan sinergi yang konstruktif, terutama dalam menyampaikan informasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara terbuka dan berimbang. (MoN)
