PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Semangat untuk terus mengembangkan kompetensi dan karakter siswa ditunjukkan SMK Muhammadiyah 1 Padang. Dua siswa sekolah tersebut dilepas untuk mengikuti Kompetisi Cari Aman Academy 2026 yang digelar di Astra Motor Safety Riding Center, Semarang, Jawa Tengah.
Pelepasan berlangsung di SMK Muhammadiyah 1 Padang (SMK MUTU), Lubuk Begalung, Kota Padang, Sabtu (3/10/2026). Dua siswa yang dipercaya membawa nama SMK Muhammadiyah 1 Padang dalam kompetisi tersebut adalah Hidayatullah dan Dani Firmanto. Keduanya didampingi guru pembimbing, Darul Afal, S.Pd.Gr.
SMK Muhammadiyah 1 Padang menjadi satu-satunya sekolah dari Kota Padang yang dipilih untuk mengikuti ajang tersebut. Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi kedua siswa untuk mengasah kemampuan sekaligus mengenal lebih jauh pentingnya keselamatan dalam berkendara.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Padang, Dr. M. Fikar Dt. Rajo Magek, S.Ag., MM., M.Pd., mengatakan keikutsertaan siswa dalam kompetisi tidak semata-mata mengejar kemenangan.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ruang pembelajaran bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman baru, membangun kedisiplinan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat karakter.
“Hari ini siswa kita membawa nama baik SMK Muhammadiyah 1 Padang untuk mengikuti sebuah kegiatan yang bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang belajar, pengalaman, kedisiplinan, keselamatan, dan membangun karakter,” ujar Fikar.
Ia berpesan agar selama berada di Semarang, kedua siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan sikap terbaik sebagai pelajar SMK Muhammadiyah 1 Padang.
“Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk belajar dari pengalaman baru, bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah, serta memperluas wawasan,” katanya.
Fikar juga menekankan bahwa kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam sebuah kompetisi.
“Menang dalam kompetisi tentu merupakan sebuah kebanggaan, tetapi yang jauh lebih penting adalah membawa pulang ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Khusus dalam kegiatan Cari Aman, ia mengingatkan pentingnya menjadikan keselamatan berkendara sebagai budaya dan tanggung jawab bersama.
Ia berharap Hidayatullah dan Dani dapat menjadi generasi muda yang mampu menjadi pelopor keselamatan berkendara, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya.
“Pergilah dengan niat yang baik, ikuti kegiatan dengan penuh semangat, jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan yang paling penting jaga nama baik sekolah, keluarga, dan Muhammadiyah,” pesan Fikar.
Ia berharap kedua siswa tersebut kembali ke Padang tidak hanya membawa hasil kompetisi, tetapi juga pengalaman dan pembelajaran yang dapat dibagikan kepada teman-teman di sekolah.
“Bapak berharap ananda kembali ke Padang bukan hanya sebagai peserta kompetisi, tetapi sebagai duta SMK MUTU Padang yang lebih berpengalaman, lebih percaya diri, lebih disiplin, dan semakin peduli terhadap keselamatan,” ujarnya.
Fikar pun memberikan semangat kepada kedua siswanya untuk tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Selamat berjuang, anak-anakku. Tampilkan yang terbaik, junjung sportivitas, dan jadikan keselamatan sebagai budaya. Dari Padang menuju Semarang, membawa semangat dan nama baik SMK MUTU,” katanya.
Dengan keikutsertaan tersebut, SMK Muhammadiyah 1 Padang berharap pengalaman di ajang Cari Aman Academy 2026 dapat menjadi bekal berharga bagi Hidayatullah dan Dani Firmanto, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berkendara merupakan bagian penting dari karakter generasi muda. (bima)
