PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Perjalanan menuju pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 memasuki tahap seremoni. Api Porprov akan dijemput dari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, kemudian diarak menuju Kota Padang.
Panitia Besar (PB) Porprov XVI Sumbar telah membentuk Tim Kirab Api untuk memastikan rangkaian tersebut berjalan sesuai agenda. Penetapan tim dituangkan dalam Surat Tugas Nomor 02/ST/K-SB/PB.PORPROV/IX/2026 yang diteken Ketua PB Porprov XVI Sumbar Editiawarman, S.Pd., M.M., pada 28 September 2026.
Tim mulai menjalankan tugas sejak 29 September hingga 1 Oktober 2026.
Pengambilan api dijadwalkan berlangsung di Pariangan pada Rabu, 30 September.
Api Berangkat dari Tanah Datar
Setelah prosesi pengambilan, api akan dibawa meninggalkan Tanah Datar menuju Padang Pariaman. Rombongan dijadwalkan berangkat sekitar pukul 14.00 WIB dan diperkirakan tiba sekitar pukul 16.00 WIB.
Api kemudian diinapkan semalam di Padang Pariaman. Perjalanan dilanjutkan pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Sekitar pukul 08.00 WIB, dilakukan serah terima api kepada tim PB Porprov untuk diteruskan menuju Kota Padang.
Rombongan kemudian bergerak menuju pintu tol Kota Padang.
Setibanya di Padang, sekitar pukul 10.00 WIB, api diserahkan kepada Wali Kota Padang. Api selanjutnya diinapkan di Kota Padang sebelum memasuki tahapan akhir kirab.
Puncak prosesi dijadwalkan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Sekitar pukul 20.00 WIB, api akan diserahkan kembali dari Wali Kota Padang kepada tim PB Porprov untuk dibawa ke lokasi pembukaan dan dinyalakan dalam seremoni Porprov XVI.
Hamdanus: Api Menyatukan 19 Daerah
Ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus memaknai kirab tersebut lebih dari sekadar rangkaian seremoni pembukaan.
Menurutnya, api Porprov menjadi gambaran semangat olahraga Sumatera Barat yang kembali dinyalakan setelah penyelenggaraan Porprov terakhir pada 2018.
“Api Porprov ini ibaratnya sudah berusia delapan tahun. Hari ini kita datang untuk menjemput api tersebut, kemudian membawanya dan menyalakannya kembali sebagai simbol semangat,” kata Hamdanus.
Ia berharap perjalanan api dari Tanah Datar hingga Padang membawa energi baru bagi olahraga Sumatera Barat.
Hamdanus juga mengaitkan api Porprov dengan keberadaan 19 kabupaten dan kota yang akan ambil bagian dalam pesta olahraga tersebut.
“Api ini adalah api yang mempersatukan 19 kabupaten dan kota. Kita ingin api ini kita jaga, jangan sampai padam. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk perjalanan olahraga Sumatera Barat ke depan,” ujarnya.
Tim Kirab Disiapkan
PB Porprov XVI telah membagi personel kirab ke sejumlah tugas. Tim Pelaksana terdiri dari Silfi Fatayani, M.Psi., Drs. Fazril Ale, Daffa Gani Nibraska, Irma Tati, Dian Marvian TH Hamid, Agusmanto dan Roy Irnawan.
Untuk tugas penjaga obor ditunjuk Prima dan Imam. Sementara atlet pendamping terdiri dari Rori Satria, Hamdan Sayuti, Lidya Dwita, Anjelina Eka Putri, Andrizal Kurniawan dan Anthony.
PB Porprov juga menunjuk Farel Faradesh dan Ardhani sebagai pemakai maskot. Dokumentasi dipercayakan kepada Syahdan Raffi.
Editiawarman meminta seluruh personel menjalankan tugas sesuai pembagian dan membangun koordinasi dengan pihak terkait selama rangkaian kirab berlangsung.
“Kita berharap seluruh rangkaian acara kirab api dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” demikian arahan dalam surat tugas tersebut.
Bagi KONI Sumbar, perjalanan api dari Pariangan menuju Padang menjadi bagian dari pesan yang hendak dibawa dalam Porprov XVI. Bukan hanya tentang dimulainya pertandingan, tetapi juga tentang persatuan dan semangat untuk menggerakkan kembali prestasi olahraga Sumatera Barat.
Semangat itu akan mencapai puncaknya saat api Porprov dinyalakan pada seremoni pembukaan di Kota Padang, Jumat malam, 2 Oktober 2026. (jiga)






