PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Sorak penonton bergemuruh di Gedung Balai Basuo, Kecamatan Lubuk Kilangan, Sabtu (26/9/2026) malam. Laga final Turnamen Sepak Takraw Piala Wali Kota Padang 2026 menyajikan pertarungan sengit antara GSP TC Kuranji dan tuan rumah Warkop Lubeg TC.
Dalam pertandingan yang berlangsung dramatis hingga tiga set tersebut, GSP TC Kuranji akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Warkop Lubeg TC dengan skor 2-1.
Ratusan penonton yang memadati arena menjadi saksi duel ketat kedua tim. Jual beli serangan, smash keras dan penyelamatan bola menjadi warna pertandingan sejak set pertama.
Warkop Lubeg TC yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri sempat memimpin jalannya pertandingan. Namun, GSP Kuranji mampu menjaga ketenangan dan membalikkan keadaan untuk merebut set pertama dengan skor tipis 15-13.
Memasuki set kedua, Warkop Lubeg TC kembali bangkit. Dukungan penonton membuat permainan tuan rumah semakin agresif hingga akhirnya mampu mengamankan set kedua dengan skor 15-10. Pertandingan pun harus ditentukan melalui set ketiga.
Pada set penentuan, kedua tim kembali memperlihatkan permainan terbaiknya. Namun GSP Kuranji mampu tampil lebih tenang pada poin-poin krusial dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 15-12. Skor 2-1 memastikan GSP TC Kuranji membawa pulang gelar juara Piala Wali Kota Padang 2026.
“Alhamdulillah, anak-anak tampil luar biasa. Kunci kemenangan malam ini adalah ketenangan tekong kami di set penentuan,” ujar Pelatih GSP Kuranji, Sahril Bais, seusai pertandingan.
Sementara itu, pada perebutan tempat ketiga, Bungus TC tampil sebagai kuda hitam dengan mengalahkan BBC TC Balai Baru dua set langsung. Kemenangan tersebut menempatkan Bungus TC di posisi ketiga.
Puluhan Juta Rupiah Jadi Hadiah Pembinaan
Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, 24-26 September 2026, tersebut diikuti 15 tim sepak takraw dari berbagai wilayah di Kota Padang, di antaranya Kuranji, Bungus, Balai Baru, Lubuk Begalung, Pauh dan Koto Tangah. Selain memperebutkan trofi, turnamen ini juga menyediakan total hadiah pembinaan puluhan juta rupiah.
GSP TC Kuranji sebagai juara pertama berhak membawa pulang Trophy Bergilir Piala Wali Kota Padang, Trophy Tetap serta uang pembinaan Rp10 juta. Juara kedua, Warkop Lubeg TC, memperoleh Trophy Tetap dan uang pembinaan Rp8 juta. Sedangkan Bungus TC sebagai juara ketiga mendapatkan Trophy Tetap dan uang pembinaan Rp6 juta.
Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh sejumlah tokoh olahraga dan pemerintahan. Hadiah juara III diserahkan Camat Lubuk Kilangan, Ikrar, S.STP. Juara II diserahkan Wasekum KONI Kota Padang, Yulhendri Ajo. Sementara hadiah juara I diserahkan langsung Ketua PSTI Kota Padang yang juga Anggota DPRD Kota Padang Fraksi NasDem Dapil Lubuk Begalung-Bungus, H. Yendril.
Dalam sambutannya, H. Yendril memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berkompetisi dengan sportif. “Selamat untuk GSP Kuranji yang juara, dan apresiasi luar biasa untuk Warkop Lubeg TC, tuan rumah yang sudah berjuang hingga final. Malam ini kita buktikan, takraw Padang hidup lagi,” katanya.
Menurut Yendril, turnamen tersebut tidak semata-mata menjadi ajang perebutan hadiah, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet menghadapi Porprov Sumatera Barat.
“Turnamen Piala Wali Kota ini bukan hanya soal juara Rp10 juta, Rp8 juta dan Rp6 juta. Ini adalah seleksi awal kita menuju Porprov Sumbar bulan depan. Dari 15 tim ini, kita sudah catat 12 pemain potensial untuk kita TC-kan,” ujarnya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pembinaan olahraga di wilayah Lubuk Begalung dan Bungus.
“Ini adalah bentuk Pokir saya untuk pembinaan olahraga di kampung sendiri. Insya Allah tahun depan hadiah kita tingkatkan dan kita buat di tingkat Sumatera Barat. Takraw harus jadi kebanggaan Lubeg,” katanya.
KONI Apresiasi Kualitas Pertandingan
Wasekum KONI Kota Padang, Yulhendri Ajo, turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen.
Menurutnya, kualitas pertandingan Piala Wali Kota Padang tahun ini menunjukkan perkembangan positif cabang olahraga sepak takraw di Kota Padang.
“KONI Padang sangat bangga. Piala Wali Kota tahun ini kualitasnya naik. GSP Kuranji memang layak juara, tekniknya rapi. Warkop Lubeg sebagai tuan rumah juga luar biasa,” katanya.
Ia menyebut turnamen antarklub seperti ini penting untuk memberikan ruang kompetisi sekaligus menemukan bibit-bibit atlet potensial.
“Ini sejalan dengan program KONI Padang, menghidupkan kembali turnamen-turnamen Piala Wali Kota di semua cabor jelang Porprov 2026. Dari takraw ini kita optimis Kota Padang bisa merebut kembali medali emas yang lepas di Porprov sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Turnamen, Sahril Bais, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, turnamen selama tiga hari, 24-26 September 2026 di Balai Basuo berjalan lancar tanpa kendala. Diikuti 15 tim terbaik dari Kuranji, Bungus, Balai Baru, Lubeg, Pauh dan Koto Tangah,” katanya.
Ia menyebut partai final antara GSP Kuranji dan Warkop Lubeg TC menjadi penutup yang menarik karena mempertemukan tim terbaik sekaligus menghadirkan antusiasme penonton yang tinggi.
“Final malam ini adalah final ideal, Kuranji versus Lubeg, penonton penuh. Terima kasih kepada KONI Padang, Dispora Padang, Camat Lubeg Bapak Ikrar yang sudah memfasilitasi gedung, dan terkhusus kepada Bapak H. Yendril yang sudah mensuppor penuh kegiatan ini hingga selesai,” katanya.
Turnamen Piala Wali Kota Padang 2026 secara resmi ditutup sekitar pukul 21.30 WIB. Penutupan ditandai dengan foto bersama para finalis, panitia, serta jajaran pengurus dan tamu undangan.
Bagi GSP TC Kuranji, malam itu menjadi catatan manis. Gelar juara diraih bukan dengan jalan mudah, tetapi melalui pertarungan tiga set yang menguji ketenangan, mental dan daya juang hingga poin terakhir. (dsrul)
