LIMAPULUH KOTA, FOKUSSUMBAR.COM– Persaingan cabang olahraga pencak silat pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 semakin mengerucut. Hingga Selasa (6/10/2026), sebanyak 177 partai telah diselesaikan dan sejumlah nomor sudah memasuki babak perempat final.
Para pesilat yang berhasil melewati fase tersebut kini bersiap memperebutkan tiket ke final. Babak semifinal dijadwalkan berlangsung Rabu (7/10/2026).
Pertandingan pencak silat Porprov XVI Sumbar dipusatkan di Aula Politeknik Pertanian, Kabupaten Limapuluh Kota. Kompetisi cabang olahraga ini telah dimulai sejak Sabtu (3/10/2026).
Ketua Harian Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar, Martias Wanto Datuk Maruhun, mengatakan rangkaian pertandingan sejauh ini berjalan sesuai harapan.
“Sejauh ini pelaksanaan berjalan lancar dan terkendali. Semoga hingga tuntas pelaksanaan tetap berjalan kondusif. Sehingga mampu melahirkan para juara yang bisa diandalkan membela Sumbar di level yang lebih tinggi,” ujar Martias.
Semifinal Digelar Rabu, Final Kamis
Setelah menyelesaikan 177 partai, persaingan kini memasuki fase krusial. Para pesilat yang bertahan akan bertarung pada babak semifinal, Rabu (7/10/2026).
Martias menyebut babak final dijadwalkan berlangsung Kamis (8/10/2026). Sementara rangkaian pertandingan pencak silat Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung hingga 12 Oktober 2026.
Menurutnya, kelancaran pertandingan menjadi salah satu faktor penting agar proses pencarian atlet terbaik Sumbar dapat berjalan maksimal.
Hamdanus: Porprov Jalan Menuju Emas PON
Ketua KONI Sumbar Hamdanus turut melihat langsung jalannya pertandingan saat mengunjungi venue pencak silat, Selasa (6/10/2026).
Hamdanus berharap arena Porprov tidak sekadar menjadi tempat perebutan medali. Lebih jauh, ajang ini diharapkan menjadi ruang seleksi bagi pesilat-pesilat potensial yang kelak memperkuat Sumatera Barat di kompetisi tingkat nasional.
“Harapan kita Porprov ini mampu melahirkan pendekar-pendekar tangguh,” kata Hamdanus.
Ia mengingatkan, perjalanan atlet Sumbar setelah Porprov masih panjang. Sejumlah agenda besar telah menanti, mulai dari Porwil, Babak Kualifikasi PON (BK PON), hingga PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Karena itu, Hamdanus berharap pesilat yang tampil di Porprov mampu menunjukkan kualitas terbaik sejak babak awal hingga perebutan medali.
“Kita berharap atlet silat Sumbar mampu meraih emas. Nah, Porprov ini jalan menuju emas PON,” tegas Hamdanus. (jiga)






