PAINAN, FOKUSSUMBAR.COM– Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bersama Kantor Pertanahan setempat menggelar kegiatan koordinasi pada 13 April 2026 guna mendukung pengembangan program pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandeh.
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan sinergi antarinstansi dalam memastikan kesiapan aspek pertanahan, penataan ruang, serta legalitas lahan.
Koordinasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan kawasan pariwisata unggulan di Sumatera Barat. Dengan kesiapan administrasi pertanahan yang tertib dan sesuai ketentuan, diharapkan proses investasi dan pengembangan infrastruktur di KEK Mandeh dapat berjalan lancar.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesisir Selatan, Mira Desrita, S.Si, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan kawasan strategis tersebut.
“Koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan seluruh aspek pertanahan, mulai dari legalitas hingga penataan ruang, dapat terpenuhi dengan baik. Dengan demikian, pengembangan KEK Mandeh dapat berjalan optimal dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak,” ujar Mira Desrita.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan tata kelola pertanahan yang tertib dan berkelanjutan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus menunjukkan peran aktif dalam mendorong KEK Mandeh sebagai destinasi unggulan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Melalui kolaborasi yang terarah dan berkelanjutan antara Kantor Pertanahan dan pemerintah daerah, seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan optimal, transparan, dan sesuai regulasi.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan koordinasi ini diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan KEK Mandeh sebagai kawasan pariwisata yang maju, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (*/jiga)




