“Bukak Pancang” di Simpang Kiau, Warga Padang Sago Randah Sepakati Pembangunan Lapangan Serbaguna

Acara "Bukak Pancang" yang diadakan di posko simpang kiau, korong Padang Sago Randah, Nagari Koto Dalam Selatan turut dihadiri ninik mamak, tokoh masyarakat dan pemuda. (foto; ist)

PADANG PARIAMAN, FOKUSSUMBAR.COM – Suasana kebersamaan tampak dalam kegiatan “Bukak Pancang” yang digelar di Posko Simpang Kiau, Korong Padang Sago Randah, Nagari Koto Dalam Selatan, Minggu malam (22/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh niniak mamak, tokoh masyarakat, serta pemuda setempat. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengevaluasi berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan.

Dalam agenda tersebut, Ketua Ronda Posko Simpang Kiau, Taufiq, memaparkan laporan perjalanan kegiatan ronda selama Ramadhan. Selain itu, Ketua Pemuda Padang Sago Randah, Libetman, juga menyampaikan laporan terkait kas pemuda serta rencana program ke depan.

Tidak hanya sebagai ajang laporan, forum “Bukak Pancang” juga dimanfaatkan untuk merumuskan langkah-langkah strategis bagi kemajuan pemuda dan masyarakat.

Dari hasil musyawarah, disepakati bahwa kas pemuda akan dialokasikan untuk kegiatan positif, yakni pembangunan lapangan serbaguna yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan aktivitas sosial lainnya.

Tokoh pemberdayaan masyarakat, Riko Putra Sumbari, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar seluruh unsur masyarakat dapat terus menjaga kekompakan.

“Diharapkan niniak mamak, tokoh masyarakat, dan pemuda selalu saiyo sakato dalam merancang dan melaksanakan kegiatan di Korong Padang Sago Randah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antar semua pihak agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan lancar, nyaman, dan aman.

Kegiatan “Bukak Pancang” ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat sinergi antara generasi muda dan tokoh masyarakat, sekaligus mendorong pembangunan yang bermanfaat bagi warga Korong Padang Sago Randah. (bima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *