Oleh : Bagindo Yohanes Wempi*)
SAAT ini setiap individu ummat Islam sudah mulai membudayakan sedekah nasi kotak paska melaksanakan ibadah sholat, seperti yang penulis alami pagi tadi, di masjid belakang Hotel Balairung, selepas sholat subuh diberi nasi kotak dan sebotol air oleh pengurus masjid.
Selama ini kebiasaan sedekah nasi kotak itu didapat oleh jamaah setiap selesai sholat Jumaat, namun di Jakarta, saat ini ada budaya juga para jamaah selepas solat subuh dapatkan sedekah nasi kotak.
Namun secara umum budaya sedekah nasi kotak itu dilakukan oleh ahli ibadah selepas sholat Jumaat. Hal ini karena keistimewaannya itu, sejumlah masjid atau perseorangan memberikan sedekah berupa nasi kotak atau makanan selepas shalat Jumat kepada jamaah.
Sedekah merupakan hal yang sangat baik, apalagi dilakukan pada hari yang istimewa, Jumat. Disebutkan dalam sebuah hadits, bahwa bersedekah di hari Jumat pahalanya berlipat-lipat. Hadits tersebut dikutip oleh Imam Syafi’i dalam kitab Al-Umm.
Apalagi yang disedekahkan adalah makanan. Memberikan makanan kepada orang lain merupakan kebiasaan yang sangat baik dalam Islam.
Sayyid Muhammat bin Alawi bin Abbas al-Maliki al-Hasani menyebutkan, bahwa memberikan makan kepada orang lain merupakan bagian amal yang paling diharapkan dapat mengantarkan umat Islam masuk surga.
Bahkan orang yang memberikan makan ini mendapatkan ruangan dan pintu khusus di surga. Hal itu disebut secara langsung oleh Rasulullah sawt dalam haditsnya berikut.
“Sungguh di surga terdapat suatu ruangan yang terlihat luarnya dari dalamnya, dan terlihat dalamnya dari luarnya. Abu Malik al-Asy’ari bertanya kepada Rasulullah saw, “Untuk siapa ruangan tersebut, wahai Rasulullah?” (Ruangan itu) Untuk orang yang berbicara dengan perkataan yang baik, memberi makan kepada orang lain, beribadah malam hari sedang orang lain tengah asyik dalam lelapnya,”.
Hadits lain diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal ra, dari Nabi Muhammad saw bersabda:
“Siapa memberikan makan orang Mukmin sehingga dia kenyang dari kelaparannya, maka Allah swt akan memasukkannya ke satu pintu dari pintu-pintunya surga, tidak ada lagi yang masuk melalui pintu tersebut kecuali orang yang serupa dengannya.”
Besarnya pahala memberi sedekah makanan itu juga disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW yang lain, ketika ditanya Abu Hurairah mengenai hal yang dapat mengantarkan masuk surga.
“Memberikan makan, menebarkan salam, jalin silaturrahim, shalat malam saat orang lain terlelap, maka engkau akan masuk surga dengan penuh keselamatan dan penghormatan.”
Sebegitu besarnya pahala dan dampak efek positif dari sedekah nasi kotak ini maka diharapkan pada ummat yang diberi rezki berlimpah, saatnya memberikan sedekah nasi kotak disetiap selesai sholat lima waktu seperti Subuh, Zuhur, Magrib, Ashar dan sholat Isya. []
Penulis adalah mantan Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, aktif menulis di media massa dan menerbitkan buku*)




