Buka Pelatihan Verifikator SatuMutu, Al Amin : Garda Terdepan Wujudkan Satu Data Muhammadiyah di Kota Padang

Ketua Muhammadiyah Kota Padang, H. Al Amin, S.Sos, MM memberikan sambutannya ketika Pelatihan Verifikator SatuMutu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Padang. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Muhammadiyah terus mendorong penguatan tata kelola organisasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya dengan menghadirkan platform SatuMutu (Satu Data Muhammadiyah) yang diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan data persyarikatan yang terintegrasi, akurat dan dapat diakses secara real time.

Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam Pelatihan Verifikator SatuMutu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Padang, yang resmi dibuka Ketua Muhammadiyah Kota Padang, H. Al Amin, S.Sos, MM, di SMK Mutu Muhammadiyah 2 Padang, Ahad (25/8/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Pimpinan Muhammadiyah Sumatera Barat sekaligus tim instruktur SatuMutu, jajaran PDM Kota Padang, serta peserta dan calon verifikator SatuMutu dari berbagai unsur Muhammadiyah se-Kota Padang.

Baca Juga :  Kapolres Agung Tribawanto Himbau Masyarakat Cegah dan Antisipasi Karhutla
Peserta pelatihan Verifikator SatuMutu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Padang terlihat antusias mengikutinya. (foto; ist)

Dalam sambutannya, Al Amin menegaskan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang modern dan berkemajuan. Karena itu, persyarikatan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tidak boleh tertinggal dalam transformasi digital.

“Di era digital ini kita tidak boleh tertinggal. Platform SatuMutu merupakan langkah revolusioner persyarikatan untuk mewujudkan satu data Muhammadiyah yang terintegrasi secara nasional,” ujarnya.

Menurut Al Amin, kehadiran SatuMutu akan memberikan banyak kemudahan dalam pengelolaan organisasi. Melalui sistem tersebut, tata kelola keanggotaan atau e-KTAM, pemetaan struktur organisasi hingga pengelolaan iuran dapat dilakukan secara digital dan real time.

Baca Juga :  Asap tak Berpaspor

Namun, menurutnya, kecanggihan sebuah sistem tetap sangat bergantung pada kualitas data yang dimasukkan ke dalamnya. Karena itu, keberadaan verifikator menjadi bagian penting dalam memastikan ekosistem SatuMutu berjalan dengan baik.

“Saudara sekalian adalah garda terdepan yang memegang tanggung jawab besar. Tugas saudara bukan sekadar mencentang atau menyetujui data, melainkan memastikan kevalidan, akurasi dan keaslian data setiap kader, anggota serta amal usaha di Kota Padang,” tegas Al Amin yang juga Kepala Bapenda Sumbar ini.

Ia menambahkan, data yang valid akan menjadi fondasi penting bagi persyarikatan dalam mengambil keputusan. “Data yang valid akan menghasilkan keputusan yang tepat sasaran,” katanya.

Baca Juga :  UNP Dorong Kesadaran Hidup Sehat Siswa SD melalui Deteksi Dini Obesitas

Karena itu, Al Amin berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius. Selain memahami aspek teknis, para verifikator juga diharapkan mampu menjaga integritas, membangun sinergi dan memiliki komitmen dalam menjalankan amanah tersebut.

Dengan semakin tertibnya pengelolaan data, PDM Kota Padang berharap transformasi digital melalui SatuMutu tidak hanya memudahkan administrasi organisasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat gerakan Muhammadiyah agar semakin efektif, modern dan berkemajuan. (bima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *