UNP Dorong Kesadaran Hidup Sehat Siswa SD melalui Deteksi Dini Obesitas

Ketua Pengabdian Masyarakat, Ns. Prima Yoselina, S.Kep., M.Kep., bersama Kepala Sekolah SD Pembangunan Laboratorium UNP, Yasmadewi, S.Pd., beserta anggota pengabdian, yakni Dr. Ns. Aulia Asman, M.Biomed, M.Kep., Dr. Syofianti Engreini, M.Pd., dan Alimuddin, S.Or., M.Or berswafoto bersama murid SD Pembangunan Laboratorium UNP. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan skema Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) resmi dibuka di SD Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang pada Selasa, 19 Agustus 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Deteksi Dini dan Pendampingan Gaya Hidup Sehat pada Siswa SD dengan Obesitas sebagai Strategi Pencegahan Hipertensi dan Gagal Ginjal.”

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Pengabdian Masyarakat, Ns. Prima Yoselina, S.Kep., M.Kep., bersama Kepala Sekolah SD Pembangunan Laboratorium UNP, Yasmadewi, S.Pd., beserta anggota pengabdian, yakni Dr. Ns. Aulia Asman, M.Biomed, M.Kep., Dr. Syofianti Engreini, M.Pd., dan Alimuddin, S.Or., M.Or. Sebanyak 49 orang siswa kelas V dan VI menjadi peserta dalam rangkaian kegiatan deteksi dini dan pendampingan gaya hidup sehat.

Pembukaan kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pengabdian dan Kepala Sekolah, sekaligus memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pola hidup sehat, khususnya dalam mencegah obesitas dan berbagai risiko kesehatan yang dapat menyertainya.

Dalam pelaksanaannya, siswa mendapatkan edukasi tentang penerapan gaya hidup sehat, meliputi konsumsi makanan dengan gizi seimbang, aktivitas fisik yang cukup, pembatasan makanan tinggi gula, garam dan lemak, serta kebiasaan hidup bersih dan sehat dengan narasumber Ns. Metha Kemala Rahayu Syafwan, M.Kep., Sp.Kep.An.

Siswa diberikan pemahaman bahwa menjaga berat badan dan kebugaran tubuh sejak usia sekolah merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan jantung, pembuluh darah, dan ginjal di masa mendatang. Setelah pemberian edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ice breaking dan game berkelompok untuk mengajak siswa beraktivitas ringan dalam menjaga pola hidup sehat.

Ketua Pengabdian Masyarakat, Ns. Prima Yoselina, S.Kep., M.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada edukasi tentang gaya hidup sehat, tetapi juga pemeriksaan kesehatan dalam deteksi dini obesitas untuk mencegah hipertensi dan gagal ginjal.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran siswa bahwa kesehatan perlu dijaga sejak dini. Deteksi obesitas bukan hanya untuk mengetahui kondisi berat badan anak, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mencegah berbagai risiko penyakit tidak menular di kemudian hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Pembangunan Laboratorium UNP, Yasmadewi, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pengabdian yang melibatkan siswa secara langsung dapat memperkuat peran sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang dan kesehatan peserta didik.

Melalui skema Pengabdian UNP Berdampak, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pemeriksaan awal, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan dan edukasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, siswa, guru, dan lingkungan sekolah diharapkan dapat bersama-sama membangun kebiasaan hidup sehat sebagai bagian dari budaya sekolah.

Pelaksanaan kegiatan di SD Pembangunan Laboratorium UNP menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan anak usia sekolah. Melalui pendekatan deteksi dini, edukasi, dan pendampingan, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesadaran siswa dalam menjaga berat badan ideal, meningkatkan aktivitas fisik, menerapkan pola makan bergizi seimbang, serta mengurangi faktor risiko hipertensi dan gangguan kesehatan ginjal sejak usia dini. (faiz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *