Padang  

Pisah Sambut Kepala SMAN 12 Padang: Gusnaldi Fokus ke SMAN 15, Evidel Resmi Menjabat

Evidel (paling kiri) resmi menjabat Kepala SMAN 12 Padang definitif, Gusnaldi (paling kanan) kepala fokus kepala SMAN 15 Padang. (Foto istimewa)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Serah terima kepemimpinan berlangsung di SMA Negeri 12 Padang dalam acara pisah sambut dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Gusnaldi kepada Kepala SMAN 12 Padang definitif, Evidel.

Gusnaldi sebelumnya menjalankan tugas sebagai Plt Kepala SMAN 12 Padang selama empat bulan sembilan hari. Selama menjabat sebagai Plt, Gusnaldi tetap merangkap sebagai Kepala SMAN 15 Padang.

Dalam acara tersebut, rombongan keluarga besar SMAN 14 Padang turut mengantarkan Evidel menuju SMAN 12 Padang. Sementara itu, keluarga besar SMAN 15 Padang datang menjemput Gusnaldi untuk kembali menjalankan tugasnya di sekolah tersebut.

Pisah sambut itu juga dihadiri sejumlah Kepala Sekolah di Padang, sebagian besar keluarga besar SMAN 14 Padang, keluarga besar SMAN 15 Padang, Komite SMAN 12 Padang serta jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sumatera Barat.

Gusnaldi mengucapkan terima kasih atas dukungan selama menjabat Plt Kepala SMAN 12 Padang.

“Selama empat bulan sembilan hari berada di SMAN 12 Padang, tentu banyak pengalaman dan kebersamaan yang saya rasakan. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMAN 12 Padang yang telah mendukung selama saya menjalankan tugas sebagai Plt. Apa yang sudah kita lakukan bersama mudah-mudahan dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh kepala sekolah definitif,” ujar Gusnaldi.

BACA JUGA :  Lestarikan Budaya Minang, Sawahan Timur Gelar Lomba Memasang Tingkuluak Bundo Kanduang

Gusnaldi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas sebagai Plt masih terdapat kekurangan. Ia berharap silaturahmi dan komunikasi dengan keluarga besar SMAN 12 Padang tetap terjaga meskipun dirinya kembali fokus menjalankan tugas sebagai Kepala SMAN 15 Padang.

Kepala SMAN 12 Padang definitif, Evidel, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai kebaikan dan kebijakan yang telah dilakukan kepala sekolah sebelumnya.

“Insya Allah, apa yang sudah baik akan kita lanjutkan dan kita arahkan menjadi lebih baik lagi. Kita siap berkolaborasi untuk kemajuan SMAN 12 Padang,” ujar Evidel.

Evidel diketahui masih memiliki masa tugas sekitar satu tahun empat bulan sebelum memasuki masa pensiun. Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama seluruh unsur sekolah dalam menjalankan program dan meningkatkan kualitas pendidikan.

BACA JUGA :  Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Tasykurun Semarak, Gusfahmi: Mencontoh Kesuksesan Nabi Muhammad SAW

Sekretaris Komite SMAN 12 Padang, Abdul Pandi, menyampaikan apresiasi atas kerja Gusnaldi selama menjalankan tugas sebagai Plt kepala sekolah.

Menurutnya, Gusnaldi telah berupaya sekuat tenaga menjalankan tanggung jawab, termasuk dalam mendukung pembangunan dan kemajuan sekolah.

“Plt sudah berbuat sekuat tenaga untuk melaksanakan pembangunan. Dengan kepala sekolah yang baru, mudah-mudahan bisa berbuat lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sumatera Barat yang diwakili Kasi PSMA, Alit Anugrah Maria, menyampaikan sejumlah pesan kepada kepala sekolah, guru, komite dan seluruh keluarga besar SMAN 12 Padang.

Ia menekankan pentingnya menerapkan prinsip 3 T, yakni tertib administrasi, tertib personalia dan tertib keuangan.

Menurut Alit, tertib administrasi menjadi dasar dalam menentukan kebijakan sekolah ke depan. Begitu pula dengan pengelolaan keuangan dan aset yang harus dilakukan secara tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Selama ini belum ada temuan. Kuncinya adalah keterbukaan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jemaah Mushalla Nurul Hasanah Arai Pinang Perkuat Silaturahmi

Ia juga mendorong komite sekolah untuk ikut memotivasi para guru meningkatkan kompetensi. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam membangun sekolah yang tangguh.

Alit mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah memiliki batas masa tugas sehingga regenerasi harus dipersiapkan sejak dini. Wakil kepala sekolah, kata dia, juga dapat dipersiapkan menjadi calon kepala sekolah berikutnya.

“Kolaborasi itu penting untuk memajukan sekolah. Perbedaan tidak membuat kita lemah, tetapi kalau kita bersatu dan berkolaborasi, kita akan menjadi lebih kuat,” katanya.

Ia berharap seluruh unsur sekolah dapat menjaga kesolidan internal dan membangun komunikasi yang terbuka antara kepala sekolah, guru, komite serta pengawas. (jiga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *