Pengajian Bulanan Aisyiyah Pauh IX, Al Amin Ajak Jaga Kekompakan dan Perkuat Silaturahmi

Ketua Muhammadiyah Kota Padang, H. Al Amin, S.Sos., MM, mengapresiasi antusiasme jamaah yang hadir dalam pengajian bulanan Aisiyah cabang Pauh IX. (foto; iqbal)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Suasana penuh keakraban terlihat dalam pengajian bulanan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pauh IX yang digelar di Masjid Baiturrahman, Lubuk Lintah, Jumat (26/9/2026). Pengajian yang dipimpin Ketua PCA Pauh IX, Nurhayati, S.Pd, tersebut mendapat antusiasme dari para ibu-ibu Aisyiyah.

Kegiatan tidak hanya menjadi ruang untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan antar anggota.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Padang, H. Al Amin, S.Sos., MM, mengapresiasi antusiasme jamaah yang hadir dalam pengajian bulanan tersebut.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Padang, H. Al Amin, S.Sos., MM, berswafoto dengan pengurus dan para ibu Aisiyah yang mengikuti pengajian bulanan di masjid Baiturrahman. (foto; iqbal)

Menurutnya, semangat ibu-ibu Aisyiyah dalam mengikuti kegiatan keagamaan perlu terus dipertahankan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas dalam berbagai kegiatan organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Pak Purbaya Diantara Badai Negeri

“Jaga terus kekompakan dan soliditas dalam berbagai kegiatan. Jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan,” pesan Al Amin.

Dalam kesempatan itu, Al Amin yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Barat, menyampaikan kembali pesan Buya Hamka mengenai empat hal yang sebaiknya mendapat perhatian manusia dalam kesehariannya.

Pertama, menyediakan waktu untuk bermunajat kepada Allah SWT, salah satunya dengan senantiasa menunaikan ibadah salat.

Kedua, menyediakan waktu untuk introspeksi diri. Menurutnya, seseorang hendaknya lebih banyak melihat dan memperbaiki kekurangan diri daripada membicarakan atau menggunjing perbuatan orang lain.

Baca Juga :  HANTARU 2026, Menteri Nusron Tegaskan Transformasi Harus Jadi Cara Kerja Sehari-hari

Ketiga, menyediakan waktu untuk menambah ilmu pengetahuan. Pengajian secara rutin, katanya, merupakan salah satu sarana untuk terus belajar, termasuk memperbaiki dan membenarkan bacaan dalam salat.

Keempat, menyediakan waktu untuk bersilaturahmi. “Usahakan silaturahmi terus dipertahankan agar ukhuwah tetap terjalin,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pengajian bukan sekadar kegiatan rutin bulanan. Lebih dari itu, pengajian menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, menambah ilmu, melakukan introspeksi diri sekaligus merawat hubungan persaudaraan.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Aisyiyah Pauh IX diharapkan terus menjadi wadah yang mempererat ukhuwah dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat di sekitarnya.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian Dukung Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Padang

Pengajian bulanan PCA Pauh IX yang dihadiri pimpinan ranting Aisiyah cabang Pauh IX, turut pula diwarnai dengan tausiyah, yang disampaikan Drs. Isrul Husein. (bima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *