SMAN 3 Painan jadi Sekolah Rujukan Google, Menerima Kunjungan Study Tiru Kemenag Bukittinggi

Pimpinan SMAN 3 Painan, berswafoto seusai menerima kunjungan rombongan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi dalam rangka study tiru pengembangan ekosistem digital pendidikan. (foto; ist)

PAINAN, FOKUSSUMBAR.COM – SMAN 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menerima kunjungan rombongan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi dalam rangka study tiru pengembangan ekosistem digital pendidikan, Senin (26/10/2026). Kunjungan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Rombongan dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kemenag Kota Bukittinggi, H. Thamrin, M.Ag., bersama jajaran dan pengawas PAI. Kedatangan mereka didampingi Kasi PAI Kemenag Kabupaten Pesisir Selatan, Masrizal, S.Ag., M.Pd., dan disambut langsung Kepala SMAN 3 Painan, Rini Amelia, M.Pd., bersama wakil kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta koordinator asrama.

Kunjungan tersebut difokuskan pada penggalian informasi dan pertukaran pengalaman mengenai penerapan ekosistem digital di lingkungan sekolah, mulai dari pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran hingga pengelolaan pendidikan yang lebih efektif dan inovatif.

Baca Juga :  Gamifikasi Pendidikan “Mengapa Belajar Lewat Game Lebih Efektif untuk Gen Alpha”

SMAN 3 Painan menjadi tujuan study tiru karena berstatus sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), yang mencerminkan upaya sekolah dalam mengembangkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan pendidikan.

Melalui kunjungan ini, rombongan Kemenag Kota Bukittinggi berkesempatan memperoleh referensi mengenai penerapan teknologi pendidikan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan di bawah pembinaan mereka, khususnya dalam mendukung pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Selain menjadi sarana berbagi pengetahuan, kegiatan tersebut juga memperkuat silaturahmi dan membuka peluang kolaborasi antarlembaga pendidikan. Pertukaran pengalaman ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital secara tepat guna mendukung proses belajar mengajar.

Baca Juga :  Kapolres Pasaman Barat Pimpin Apel Operasi Patuh Singgalang 2026

Pengembangan ekosistem digital di lingkungan sekolah dinilai penting untuk menjawab tantangan pendidikan pada era teknologi. Pemanfaatan perangkat dan platform digital secara optimal dapat mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui kegiatan study tiru ini, SMAN 3 Painan diharapkan dapat terus menjadi ruang berbagi praktik baik bagi lembaga pendidikan lain, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam dunia pendidikan, termasuk pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Dengan adanya pertukaran pengalaman tersebut, diharapkan semakin banyak satuan pendidikan yang mampu mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi demi meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas layanan kepada peserta didik. (MoN)

Baca Juga :  Sekolah Bayi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *