PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Perguruan Pencak Silat (PPS) Sakato Semen Padang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Pencak Silat Kota Padang yang berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 di Kantor LKAAM Sumatera Barat. Dalam kejuaraan tersebut, PPS Sakato Semen Padang berhasil meraih 21 medali emas dan 5 medali perak.
Capaian ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet yang dilakukan PPS Sakato Semen Padang, sekaligus menunjukkan potensi pesilat muda dalam mengembangkan kemampuan dan prestasi di bidang olahraga pencak silat.
Ketua Umum PPS Sakato Semen Padang, Dedi M. Sidiq, menyampaikan bahwa prestasi yang diraih para pesilat merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, serta latihan yang dilakukan secara berkesinambungan. Kejuaraan ini juga menjadi sarana bagi para atlet untuk menambah pengalaman bertanding, mengasah kemampuan, dan meningkatkan mental juara.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya menjadi wadah untuk meraih prestasi olahraga, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda, menanamkan nilai sportivitas, serta melestarikan seni bela diri tradisional Indonesia.
Dalam kategori Tanding, Jurus Tunggal, Ganda, dan Tunggal Bebas (Solo Kreatif), para pesilat PPS Sakato Semen Padang menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sejumlah atlet dari kelompok usia dini, praremaja, dan remaja berhasil meraih medali emas maupun perak.
Pada kategori Tunggal usia dini, medali emas diraih oleh Raihan Adyatma Agam, Keyona Lariska Adania, Ibnu Zaidan Fadilah, Khaira Azzahra Ramadhani, Andra Zikri Alhady, dan Kayyisa Zhafira Azhari. Sementara itu, Aulianda Shareen Irawan meraih medali perak.
Di kelompok Tunggal praremaja, medali emas berhasil diraih Muhammad Farras Desiilva, Madina Azahra, Azel Ibra Rauf, Ramadhina Rheva, dan Seno Firas. Adapun medali perak diraih Fathan Asyuja, Dahlan Zainul Arifin, dan Mahira Hasna Kamila.
Sementara pada kategori Tunggal remaja, Liyana Dzillan Atthahira dan W. Fathan berhasil meraih medali emas, sedangkan Tsany Aurelia memperoleh medali perak. Prestasi juga diraih pada kategori Ganda. Untuk kelompok usia dini, medali emas diraih pasangan Ibnu Zaidan Fadilah dan Raihan Adyatma Agam, serta Keyona Lariska Adania dan Khaira Azzahra Ramadhani. Pada kelompok praremaja, medali emas diraih pasangan Madina Azahra dan Livia Hariri Putri, serta M. Sidiq Qul Amin dan Luffi Irsyam.
Di kategori beregu praremaja, tiga tim PPS Sakato Semen Padang turut menyumbangkan medali emas. Ketiga tim tersebut terdiri atas Waliyu Fathan, Muhammad Farras Desiilva, dan Zafran Khairy; Keysa Gusti Ramadhani, Liyana Dzillan Atthahira, dan Aira Zarifa Althaf; serta Cinta Sakinah Ckyvanaya, Mahira Hasna Kamila, dan Fatimah Zahra.
Sementara itu, pada kategori Tunggal Bebas (Solo Kreatif) praremaja, Livia Hariri Putri berhasil meraih medali emas dan menambah daftar prestasi PPS Sakato Semen Padang dalam kejuaraan tersebut.
Dedi M. Sidiq berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pesilat untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat berlatih, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
Ia juga berharap pembinaan pencak silat di PPS Sakato Semen Padang dapat terus melahirkan atlet-atlet muda yang berprestasi, berkarakter, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu membawa nama baik perguruan dan Kota Padang di tingkat yang lebih tinggi.
Dengan raihan 21 medali emas dan 5 medali perak, PPS Sakato Semen Padang menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan prestasi pencak silat sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa melalui pembinaan generasi muda. (riko)
