SOLOK, FOKUSSUMBAR.COM – Persaingan cabang olahraga angkat besi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 melahirkan sejumlah lifter terbaik. Salah satunya Apendrizal dari Kabupaten Padang Pariaman yang keluar sebagai juara kelas 60 kilogram putra usia 21-45 tahun.
Pengalungan medali berlangsung di Gedung Kubung 13, Kota Solok, Rabu (7/10/2026). Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, menyerahkan sekaligus mengalungkan medali kepada para pemenang.
Prosesi tersebut turut disaksikan Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra dan Waketum I PB Porprov Sumbar AKBP Alvira.
Apendrizal Catat Total Angkatan 150 Kilogram
Apendrizal tampil sebagai lifter dengan catatan terbaik pada kelas 60 kilogram. Wakil Padang Pariaman itu membukukan total angkatan 150 kilogram.
Rinciannya, Apendrizal mencatat angkatan snatch terbaik 72 kilogram dan clean and jerk 78 kilogram.
Catatan tersebut mengantarkannya ke podium teratas sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Kabupaten Padang Pariaman.
Posisi kedua ditempati Swandi dari Kabupaten Dharmasraya. Ia mengumpulkan total angkatan 140 kilogram dan berhak atas medali perak.
Sementara medali perunggu diraih Aprison dari Kabupaten Sijunjung dengan total angkatan 137 kilogram.
Persaingan di kelas ini juga diikuti Rafif Idul Fitra dari Kota Padang yang berada di urutan keempat dengan total angkatan 137 kilogram.
Di posisi berikutnya terdapat Restu Firmansyah dari Kabupaten Kepulauan Mentawai yang membukukan total angkatan 112 kilogram.
Dipo Dorong Atlet Terus Berkembang
Usai menyerahkan medali, Anandya Dipo Pratama memberikan apresiasi kepada seluruh lifter yang telah berjuang dalam pertandingan.
Menurut Dipo, Porprov tidak sebatas menjadi ajang perebutan medali. Kompetisi ini juga menjadi ruang bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.
“Setiap atlet yang tampil di Porprov adalah bagian penting dari perjalanan olahraga Sumatera Barat. Medali yang diraih hari ini buah dari latihan, disiplin dan perjuangan yang panjang,” ujar Dipo.
Ia meminta para atlet yang berhasil naik podium tidak berhenti sampai di pencapaian Porprov. Prestasi tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi.
Bagi atlet yang belum memperoleh medali, Dipo berpesan agar hasil pertandingan dijadikan bahan evaluasi. Kekurangan selama pertandingan dapat diperbaiki melalui latihan yang lebih terarah.
“Terus berlatih dan jadikan Porprov ini sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik. KONI Sumbar berharap dari Porprov ini lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional,” katanya. (jiga)



