Galodo Hantam Solok, Garnita NasDem Sumbar Salurkan Bantuan dan Toren Air 1.000 Liter

Ketua DPW Garnita Malahayati NasDem Sumatera Barat sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr., menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana. (foto; ist)

SOLOK, FOKUSSUMBAR.COM — Di tengah kepungan dampak banjir bandang atau galodo dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok, kepedulian terhadap warga terdampak terus mengalir. DPW Garnita Malahayati NasDem Sumatera Barat turun tangan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok hingga toren air berkapasitas 1.000 liter kepada masyarakat terdampak, Minggu (27/9/2026).

Aksi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian Ketua DPW Garnita Malahayati NasDem Sumatera Barat sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr., terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

Bantuan diangkut menggunakan dua unit mobil pikap dan satu kendaraan SUV menuju Kabupaten Solok. Dalam proses pendistribusiannya, jajaran Garnita Malahayati NasDem Sumbar turut dibantu personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pesisir Selatan.

Sejumlah kebutuhan mendesak disalurkan kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut terdiri dari makanan siap saji, air mineral, selimut, susu bayi dan balita, makanan ringan, mi instan serta satu unit toren air berkapasitas 1.000 liter.

Lisda Hendrajoni menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana yang menimpa masyarakat Kabupaten Solok. Menurutnya, musibah tersebut bukan hanya menjadi persoalan warga di daerah terdampak, tetapi merupakan duka bersama yang membutuhkan kepedulian dan gotong royong berbagai pihak.

“Atas nama pribadi, Ketua DPW Garnita Malahayati NasDem Sumatera Barat dan sebagai Anggota DPR RI, saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir bandang atau galodo dan longsor yang menimpa saudara-saudara kita di Kabupaten Solok,” kata Lisda.

Ia mengatakan, jajaran Garnita Malahayati NasDem Sumbar langsung bergerak untuk membantu masyarakat. Bantuan yang dibawa diprioritaskan terhadap kebutuhan yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh warga selama masa tanggap darurat.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Dalam situasi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita saling menguatkan dan hadir membantu masyarakat yang sedang membutuhkan,” ujarnya.

Lisda mengaku belum dapat hadir langsung dalam penyerahan bantuan tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus menitipkan penyaluran bantuan kepada jajaran pengurus DPW Garnita Malahayati NasDem Sumbar.

Rombongan Garnita Malahayati NasDem Sumbar dipimpin Sekretaris DPW, Ka’bati, M.Si., bersama sejumlah jajaran pengurus. Mereka turun langsung membawa bantuan sekaligus memastikan bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Ka’bati mengatakan, kehadiran Garnita Malahayati NasDem di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen organisasi untuk tidak hanya menjalankan aktivitas organisasi, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

“Bunda Lisda Hendrajoni menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir langsung bersama masyarakat. Namun beliau menitipkan pesan agar bantuan ini segera disalurkan dan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” ujar Ka’bati.

Menurut Ka’bati, kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana menjadi salah satu kegiatan sosial yang terus dilakukan Garnita Malahayati NasDem Sumbar. Organisasi sayap perempuan Partai NasDem tersebut turut bergerak membantu masyarakat ketika bencana terjadi di berbagai daerah di Sumatera Barat.

Selain kebutuhan pangan dan perlengkapan dasar, bantuan toren air berkapasitas 1.000 liter menjadi bagian penting dalam aksi tersebut. Fasilitas itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah terdampak, khususnya dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. (MoN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *