Sekolah Politik HMI Cabang Bukittinggi 2026 Resmi Digelar, Dibuka Secara Resmi Ketua DPRD Bukittinggi

Peserta Sekolah Politik HMI Cabang kota Bukittinggi berswafoto seusai kegiatan. (Foto: ist)

BUKITTINGGI, FOKUSSUMBAR.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bukittinggi periode 2025-2026 secara resmi membuka kegiatan Sekolah Politik HMI Cabang Bukittinggi 2026 melalui Opening Ceremony yang digelar pada Jum’at, 4 September 2026 pukul 20.00 WIB di Hotel Grand Bunda, Kampung Cina, Bukittinggi.

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Kesadaran Politik Kader Yang Intelektual, Beretika, dan Responsif Terhadap Dinamika Demokrasi Kebangsaan”. Tema tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi kader HMI untuk memahami politik secara komprehensif, beretika, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Bukittinggi dan unsur legislatif. Di antaranya Syukri Naldi selaku Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, Lc., M.A selaku Ketua DPRD Kota Bukittinggi, dan Dr. H. Bustamar, http://S.Ag., M.H selaku Koordinator Presidium KAHMI Bukittinggi. Kehadiran unsur eksekutif dan legislatif menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan literasi politik di kalangan pemuda dan mahasiswa.

Baca Juga :  Mendadak Sambangi Sekretariat PWI Pessel, Lisda Hendrajoni Sampaikan Selamat dan Dukungan untuk Pengurus Baru

Dalam sambutannya, Syukri Naldi selaku Kabag Kesra Kota Bukittinggi mengapresiasi inisiatif HMI Bukittinggi.

Pemerintah Kota Bukittinggi menyambut baik kegiatan ini. Kami berharap Sekolah Politik ini melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan mampu menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat dalam membangun Bukittinggi,” ujar Syukri Naldi.

H. Syaiful Efendi, Lc., M.A selaku Ketua DPRD Kota Bukittinggi yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi juga menyampaikan pesan penting.

Politik adalah panglima dalam pembangunan. DPRD berharap melalui Sekolah Politik ini lahir kader-kader yang memahami konstitusi, mengerti fungsi legislasi, dan memiliki etika dalam berpolitik. Jangan jadikan politik sebagai alat pragmatis, tapi sebagai pengabdian untuk rakyat,” tegas Ketua DPRD.

Baca Juga :  Reses Anggota DPRD kota Padang Mukhlis, Ruang Warga Menyampaikan Aspirasi Tanpa Sekat

Sementara itu, Dr. H. Bustamar, S.Ag., M.H selaku Koordinator Presidium KAHMI Bukittinggi menekankan pentingnya kesinambungan kaderisasi.

KAHMI sebagai senior HMI berkewajiban mengawal. Sekolah Politik ini adalah ruang untuk mematangkan intelektualitas dan moral politik kader. Ke depan, kami berharap alumni sekolah politik ini bisa masuk ke ranah kebijakan dan menjadi pemimpin yang amanah,” jelas Dr. Bustamar.

Ahmad Zaky, S.H selaku Ketua Umum HMI Cabang Bukittinggi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sekolah Politik merupakan kawah candradimuka untuk mencetak kader yang tidak hanya kritis, tetapi juga memiliki integritas dalam berpolitik.

HMI melihat pentingnya membangun kader yang paham konstitusi, paham kebijakan publik, dan siap menjadi agen perubahan. Politik harus dijalankan dengan intelektualitas dan etika, bukan pragmatisme,” ujar Ahmad Zaky.

Baca Juga :  Malam Grand Final Uda Uni Payakumbuh, Wako Zulmaeta: Uda-Uni Harus Jadi Duta Pariwisata, Budaya dan Ekonomi Kreatif

Sementara itu, Abdul Kadir Jailani selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa Sekolah Politik 2026 ini diikuti oleh kader-kader HMI Bukittinggi yang akan dibekali materi terkait sistem politik, demokrasi, kebijakan publik, hingga strategi kepemimpinan.

Dengan dibukanya Sekolah Politik ini, HMI Cabang Bukittinggi berharap dapat melahirkan kader-kader yang siap menjawab tantangan demokrasi kebangsaan dan berkontribusi aktif dalam pembangunan Kota Bukittinggi. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *