BUKITTINGGI, FOKUSSUMBAR.COM – Koperasi Saudagar Minang Raya (KSMR) resmi membuka lapangan padel pertama di Kota Bukittinggi, Sabtu (4/4/2026). Fasilitas olahraga modern yang berlokasi di Makodim 0304/Agam ini dibangun di atas lahan seluas 1.100 meter persegi dengan nilai investasi mencapai Rp2,6 miliar.
Peresmian berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh daerah, termasuk Komandan Kodim 0304/Agam Slamet Dwi Santoso serta Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis. Acara ditandai dengan pertandingan perdana yang melibatkan unsur pemerintah daerah, investor, dan pengurus KSMR.
Slamet Dwi Santoso mengapresiasi inisiatif pembangunan fasilitas olahraga tersebut. Menurutnya, kehadiran lapangan padel menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kehadiran lapangan padel ini melengkapi fasilitas olahraga yang sudah ada. Sebelumnya di kawasan ini juga telah dibangun lapangan mini soccer, sehingga ke depan bisa menjadi pusat olahraga terpadu,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bukittinggi juga menyatakan dukungan penuh. Wakil Wali Kota Ibnu Asis menilai fasilitas olahraga berstandar nasional ini membuka peluang kolaborasi antara pemerintah dan swasta, terutama dalam pembinaan atlet dan penyelenggaraan event.
“Ini peluang besar untuk meningkatkan kualitas olahraga sekaligus mengembangkan sport tourism di Bukittinggi,” katanya.
Dukungan kuat juga datang dari KONI Sumatera Barat. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyebut kehadiran lapangan padel ini menjadi momentum penting bagi perkembangan cabang olahraga baru di daerah.
Hamdanus mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menunggu Surat Keputusan (SK) kepengurusan Padel Indonesia tingkat Sumatera Barat sebagai bagian dari legalitas organisasi.
“Kami sangat mendukung. Dengan adanya fasilitas seperti ini, pembinaan atlet bisa segera dilakukan dan ke depan kita harapkan lahir atlet padel berprestasi dari Sumbar,” ujar Hamdanus.
Sementara itu, investor lapangan padel Saudagar Minang Raya (SMR), Dasriel, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas ini tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga bertujuan menyediakan ruang aktivitas positif bagi generasi muda.
Ketua Koperasi Saudagar Minang Raya, Syahrudin, menambahkan bahwa lapangan padel ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan olahraga terpadu yang telah mencakup mini soccer.
“Ini lapangan padel pertama di Bukittinggi. Kami berharap bisa menjadi pusat olahraga baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Dengan hadirnya fasilitas ini, Bukittinggi dinilai memiliki peluang besar mengembangkan konsep sport tourism, memadukan olahraga dengan potensi wisata alam dan budaya yang sudah dikenal luas.
Sakadar diketahui, padel adalah olahraga raket yang merupakan perpaduan antara tenis dan squash. Padel biasanya dimainkan secara ganda (dua lawan dua) di lapangan berukuran lebih kecil dari tenis dan dikelilingi dinding kaca.
Beberapa ciri utama padel: menggunakan raket tanpa senar (solid racket), bola mirip bola tenis, tetapi dengan tekanan lebih rendah, dinding lapangan dapat dimanfaatkan dalam permainan (seperti squash), lebih mudah dipelajari dibanding tenis, sehingga cepat populer.
Saat ini, padel berkembang pesat di berbagai negara dan mulai diminati di Indonesia, termasuk di Sumatera Barat. Dukungan fasilitas seperti lapangan SMR di Bukittinggi diharapkan mempercepat pertumbuhan olahraga ini di tingkat daerah hingga nasional. (jiga)




