BUKITTINGGI, FOKUSSUMBAR.COM— M. Zuhrizul terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatera Barat periode 2026–2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang digelar di Gedung Tri Arga, Bukittinggi, Minggu (12/4/2026).
Zuhrizul terpilih melalui mekanisme voting setelah memperoleh 8 dari total 14 suara, mengungguli pesaingnya Erick Hamdani yang meraih 6 suara. Pemilik suara terdiri dari pengurus cabang (pengcab) kabupaten/kota serta unsur pengprov.

Ia menggantikan Ketua sebelumnya, Nevi Zuairina, yang memutuskan tidak mencalonkan diri kembali untuk periode kedua. Nevi diketahui juga menjabat sebagai anggota Komisi VI DPR RI.
Dalam sambutannya, Zuhrizul menegaskan komitmennya membawa FPTI Sumbar menjadi organisasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga membangun suasana yang nyaman dan solid bagi seluruh elemen.
“Kita ingin FPTI menjadi cabang olahraga yang enjoy, tetapi tetap berprestasi. Kuncinya adalah kolaborasi antara pengurus, pelatih, dan atlet,” ujarnya.
Zuhrizul juga menekankan pentingnya persatuan pascapemilihan, dengan memastikan tidak ada sekat antara pihak yang menang maupun kalah, demi kemajuan organisasi ke depan.
Musorprov FPTI Sumbar kali ini juga menegaskan arah kebijakan organisasi yang berfokus pada penguatan pembinaan atlet secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Ketua KONI Sumbar melalui Kabid Organisasi, Syahindra Nurben, menekankan bahwa hasil Musorprov harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret.
“FPTI Sumbar harus segera menyiapkan atlet secara terencana dan terukur. Pembinaan harus berbasis program yang jelas dan berkelanjutan,” katanya.
Ia menyebut, kesiapan menghadapi Porprov XVI sangat ditentukan oleh kerja sejak dini, termasuk peningkatan kualitas pelatih, disiplin latihan, serta penerapan metode pembinaan yang lebih modern.
Menurutnya, Musorprov menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi, mulai dari administrasi, program kerja, hingga koordinasi antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota.
“Dari organisasi yang kuat akan lahir pembinaan yang baik, dan dari situlah prestasi tercipta,” ujarnya.
Dukungan terhadap penguatan organisasi juga datang dari Pengurus Pusat FPTI. Kabid Organisasi dan Hukum PP FPTI, Rahmad Herru Syafutra, yang mengikuti kegiatan secara virtual, menegaskan pentingnya struktur organisasi yang solid sebagai fondasi prestasi jangka panjang.
“Organisasi yang kuat dan terstruktur menjadi kunci dalam mencetak atlet berprestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” katanya.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas menuju Porprov XVI Sumbar, FPTI Sumbar didorong segera melakukan konsolidasi menyeluruh, termasuk pemetaan atlet potensial, penguatan program latihan, serta sinergi antar daerah.
Musorprov ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan FPTI Sumbar, dengan target tampil kompetitif dan meraih prestasi maksimal pada Porprov XVI Sumbar 2026. (jiga)




