Oleh: Shintalya Azis*)
Negara ini sesungguhnya sudah lengkap. Sangat lengkap. Ibarat sebuah rumah tangga besar yang memiliki segala yang dibutuhkan. Ada bapak, ibu, anak-anak, tante, om, bahkan para asisten rumah tangga.
Penghasilan sang bapak sangat besar. Warisan dari kakek dan nenek pun melimpah, cukup untuk membiayai lebih dari tujuh turunan. Namun, anehnya, kebahagiaan sulit ditemukan di dalam rumah itu.
Sang bapak sibuk mengejar kesenangan sendiri. Sang ibu lebih peduli pada gelar dan status sebagai nyonya rumah daripada tanggung jawabnya menjaga keluarga. Anak-anak tumbuh dalam kebingungan. Pertengkaran, kegaduhan menjadi pemandangan sehari-hari. Tidak ada keteladanan yang bisa mereka pegang.
Korupsi dibiarkan dan dianggap biasa. Kolusi dipandang sebagai hal yang lumrah. Nepotisme dijalankan tanpa rasa malu, dengan alasan agar keuntungan tetap berputar di lingkungan sendiri. Sedikit demi sedikit, nilai-nilai yang seharusnya menjadi fondasi rumah itu mulai runtuh.
Yang lebih memprihatinkan, para asisten rumah tangga pun akhirnya ikut berubah. Mereka menjadi semakin berani, merasa bukan lagi sekadar pembantu, melainkan juga pengawas, perantara, bahkan pengatur jalannya rumah tangga.
Ketika pemilik rumah kehilangan wibawa dan integritas, orang-orang yang seharusnya membantu pun mulai mengambil kendali.
Sebuah rumah bisa memiliki kekayaan yang melimpah, warisan yang tak habis dimakan waktu, dan anggota keluarga yang lengkap. Namun tanpa kejujuran, amanah, dan integritas, semua itu tidak akan menghadirkan ketenteraman.
Kehancuran sebuah rumah tidak selalu dimulai dari kemiskinan. Terkadang, ia justru dimulai ketika korupsi, kolusi, dan nepotisme dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Dari sanalah retak-retak kecil muncul, hingga akhirnya rumah besar bernama bangsa kehilangan kekuatannya dari dalam. Karena keberkahan telah meninggalkan rumah tersebut.(*)
#33daysintegritychallenge #aksikita #lawankorupsi # biasakanyangbenar #day17 IG: @aclc.kpk
Penulis Gemar Menulis tentang Kehidupan, Budaya, dan Kisah-kisah Kecil yang Menginspirasi.*)






