BPIC Gelar Pengajian Perdana untuk Sopir Angkot dan Ojek

(BPIC) Kota Padang Panjang memulai program pembinaan mental dan spiritual bagi komunitas sopir angkot dan ojek melalui Pengajian Rutin dan Silaturahmi. (foto; ist)

PADANG PANJANG, FOKUSSUMBAR.COM – Badan Pengelola Islamic Centre (BPIC) Kota Padang Panjang memulai program pembinaan mental dan spiritual bagi komunitas sopir angkot dan ojek melalui Pengajian Rutin dan Silaturahmi yang digelar di ruangan MUI Islamic Centre, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan perdana ini diikuti 20 sopir angkot dan ojek sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan di kalangan pelaku transportasi umum di Padang Panjang.

Hadir pada kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Dian Eka Purnama, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPIC menghadirkan wadah pembinaan keagamaan bagi komunitas sopir angkot dan ojek.

Menurutnya, pengajian tidak hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui momentum pengajian ini, saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat persaudaraan, menghilangkan berbagai perbedaan yang dapat memecah kebersamaan, serta bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan kota yang kita cintai ini,” ujarnya.

Baca juga:  Prof. Djohermansyah Djohan: Rekrutmen Anggota Dewan Harus Dibenahi, Saatnya Indonesia Miliki UU Etika Penyelenggara Pemerintahan

Dian juga mengingatkan, profesi sebagai sopir angkot maupun ojek memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apabila dijalankan dengan penuh keikhlasan, kejujuran, dan tanggung jawab, pekerjaan tersebut dapat menjadi ladang ibadah.

“Mari kita jadikan profesi yang kita jalani bukan hanya sebagai sarana mencari nafkah, tetapi juga sebagai ladang amal. Setiap penumpang yang kita layani dengan ikhlas, setiap bantuan yang kita berikan kepada sesama, dan setiap kejujuran yang kita jaga merupakan investasi pahala yang nilainya jauh lebih besar daripada keuntungan materi semata,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian BPIC Editiawarman mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti kegiatan perdana tersebut. Ia berharap pengajian rutin ini dapat menjadi media untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat hubungan antarsesama sopir angkot dan ojek.

Baca juga:  Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Yulian Efi Apresiasi Peran Strategis Polri dalam Pembangunan

“Atas nama BPIC, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir, terutama para peserta yang telah meluangkan waktu mengikuti kegiatan ini. Semoga pengajian dan silaturahmi ini memberikan manfaat serta menjadi sarana memperkuat keimanan dan kebersamaan,” ungkapnya.

Selain mendengarkan tausiyah, para peserta juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mempererat silaturahmi dan berbagi pengalaman. BPIC berharap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual masyarakat, khususnya komunitas sopir angkot dan ojek di Padang Panjang. (shintia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *