Kapolres Solok Selatan Gandeng Ninik Mamak Perangi Narkoba, Judi Online dan Tambang Ilegal

Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi bertemu dengan Ninik Mamak se-Kabupaten Solok Selatan di Aula Polres Solok Selatan. (Foto: Mardefni/FokusSumbar.Com)

SOLOK SELATAN, FOKUSSUMBAR.COM-Kapolres Solok Selatan, AKBP Andreanaldo Ademi menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan para ninik mamak untuk menghadapi tiga persoalan yang dinilai menjadi ancaman serius bagi masyarakat, yakni penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online, dan aktivitas pertambangan ilegal.

Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan di Kabupaten Solok Selatan.

Komitmen tersebut disampaikan AKBP Andreanaldo Ademi saat bertemu dengan Ninik Mamak se-Kabupaten Solok Selatan di Aula Polres Solok Selatan, Kamis (30/7/2026), tidak lama setelah menjalani prosesi serah terima jabatan sebagai Kapolres yang baru.

Dalam pertemuan itu, Kapolres menekankan tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak lagi hanya berkaitan dengan tindak kriminal konvensional, tetapi juga menyangkut persoalan sosial yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman nyata terhadap masa depan generasi muda. Sementara itu, praktik judi online terus berkembang dan berpotensi memicu persoalan ekonomi hingga konflik dalam keluarga. Di sisi lain, aktivitas pertambangan ilegal dinilai tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan sengketa di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Lomba Palai Bada dan Lamang Golek Semarakkan HUT RI ke-81 di Pesisir Selatan

Karena itu, ia menilai penyelesaian berbagai persoalan tersebut tidak dapat dilakukan hanya melalui penegakan hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat yang memiliki pengaruh kuat dalam kehidupan sosial masyarakat Minangkabau.

“Ninik Mamak memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai adat, persatuan, dan ketertiban di tengah masyarakat. Karena itu kami ingin membangun komunikasi yang baik agar berbagai persoalan dapat ditangani bersama,” kata Andreanaldo.

Ia mengatakan keberhasilan menjaga situasi kamtibmas membutuhkan dukungan semua pihak. Kepolisian, menurutnya, tidak bisa bekerja sendiri dalam mencegah peredaran narkoba, memberantas judi online, maupun menertibkan aktivitas tambang ilegal.

“Kami berharap hubungan yang harmonis antara Polres Solok Selatan dengan para tokoh adat dapat terus terjalin. Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, kita dapat bersama-sama mencegah peredaran narkoba, memberantas judi online, serta menertibkan aktivitas tambang ilegal yang merugikan masyarakat. Dengan begitu, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bijaksana sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang Sukses Sosialisasi Stop Bullying di SDN 10 Patamuan

Tokoh Adat Dilibatkan dalam Pencegahan
Dalam struktur sosial masyarakat Solok Selatan, Ninik Mamak memiliki peran penting sebagai pemimpin adat yang kerap menjadi rujukan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

Karena itu, keterlibatan tokoh adat dinilai dapat memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Selain menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan, tokoh adat juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif judi online maupun risiko kerusakan lingkungan akibat pertambangan tanpa izin.

Para Ninik Mamak yang hadir menyambut baik ajakan tersebut. Mereka menyatakan siap memperkuat sinergi dengan Polres Solok Selatan dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus mendorong upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial yang dinilai semakin kompleks.

Dukungan itu juga mencakup pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah adat guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi kepentingan masyarakat sekitar.

BACA JUGA :  Berkuasa Tanpa Rasa Malu

Kolaborasi antara kepolisian dan lembaga adat dinilai menjadi salah satu pendekatan penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Solok Selatan.

Selain mengedepankan penegakan hukum, pendekatan berbasis komunikasi dengan tokoh masyarakat diharapkan mampu memperkuat langkah-langkah pencegahan sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan lebih dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Sinergi tersebut juga diharapkan memperkuat peran masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba, menekan praktik judi online, serta mengawasi aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merugikan lingkungan dan masyarakat.

Dengan kolaborasi antara kepolisian dan para pemangku adat, Polres Solok Selatan menargetkan terciptanya situasi kamtibmas yang aman, kondusif, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (def)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *