BUKITTINGGI, FOKUSSUMBAR.COM – Kekalahan pada Pemilu Legislatif 2024 yang dialami Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) untuk wilayah Kota Bukittinggi bakal tak akan terulang lagi di Pileg 2029.
“Pileg 2029 kita bakalan mengerahkan semua potensi dimiliki partai. Target kita menang dengan kembali meraih kursi ketua DPRD Kota Bukittinggi,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Bukittinggi, Erman Safar, Sabtu (5/9/2026).
Hal itu disampaikan Wali Kota Bukittinggi periode 2021-2024 didampingi Sekretaris DPC Gerindra, Reki Afrino serta Bendahara, Frengki Martha usai Rapat Koordinasi Cabang DPC Partai Gerindra di salah satu hotel di Bukittinggi.
Menurut Erman, kekalahan yang dialami Gerindra pada Pileg 2024 sehingga satu kursi di DPRD Kota Bukittinggi kurang dari lima kursi jadi 4 kursi disebabkan banyak faktor.
“Semua faktor yang menyebabkan kekalahan telah menjadi evaluasi bagi kami. Untuk 2029 nanti semuanya kita perbaiki agar target menang Pileg dan kembali meraih kursi ketua DPRD Kota Bukittinggi dapat terealisasi,” tuturnya.
Erman juga didampingi anggota DPRD Kota Bukittinggi, Beny Yusrial, Shabirin Rachmat, Yundri Refno Putra dan Zulkhairahmi mengakui bahwa kader yang maju di Pileg 2024 lalu, semuanya terbaik dan memiliki potensi bisa terpilih sebagai anggota dewan.
“Kita telah memiliki banyak potensi untuk bisa menang, baik dalam mempersiapkan kader dan lain sebagainya. Pileg 2029 nanti kita akan berjuang sekuat tenaga agar bisa meraih kemenangan,” paparnya.
Lanjutkan Program Kerakyatan
Kekalahan dialami Gerindra tak saja di Pileg 2024 tetapi juga di Pilkada Bukittinggi 2024 yang dilaksanakan di 27 November 2024 untuk memilih Wali Kota Bukittinggi periode 2025-2030.
Namun program Erman Safar sebagai wali kota Bukittinggi berpasangan dengan Marfendi sebagai wakil wali kota Bukittinggi terbilang pro rakyat, terungkap di Rapat Koordinasi Cabang DPC Partai Gerindra, sangat dirindukan warga.
Erman Safar dengan tegas mengatakan, program-program selama kepemimpinannya menjadi wali kota Bukittinggi yaitu, Tabungan Utsman adalah program bantuan modal usaha tanpa bunga bagi pelaku UMKM di Kota Bukittinggi.
Kemudian kata Erman, di sektor pendidikan berupa bantuan iuran komite sekolah SLTA Negeri dan Swasta dan program Universal Health Coverage (UHC) hingga capaiannya 98,63 persen masyarakat Bukittinggi telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan akan dilanjutkan.
“Semua program yang kita buat demi kepentingan masyarakat akan dilanjutkan. Bisa saja penerus dari program tersebut kader Gerindra yang lain sebagai wali kota Bukittinggi nantinya. Gerindra tetap mempertahankan program yang langsung menyentuh masyarakat,” ungkapnya. (*/ham)

