AGAM, FOKUSSUMBAR.COM – Sebanyak 26 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ekasakti (UNES) Padang resmi mengakhiri masa pengabdian di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.
Penarikan mahasiswa KKN berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Bukik Batabuah, Senin (7/9/2026). Kegiatan dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UNES, Ibu Elviyanti, S.T., M.T., Wali Nagari Bukik Batabuah Bapak Firdaus, Wali Jorong Gobah, perangkat nagari, serta seluruh mahasiswa peserta KKN UNES Kelompok 15.
KKN UNES Tahun 2026 mengusung tema “Dengan KKN UNES Tahun 2026 Kita Wujudkan Nagari Cerdas dan Mandiri Melalui Inovasi, Transformasi Digital dan Kolaborasi Masyarakat.”
Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang menggabungkan pengabdian kepada masyarakat, pemanfaatan teknologi, penguatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta kegiatan sosial dan keagamaan.
Sebanyak 26 mahasiswa yang mengikuti KKN berasal dari berbagai disiplin ilmu. Mereka terdiri dari 8 mahasiswa Hukum, 4 mahasiswa Manajemen, 4 mahasiswa Teknik Sipil, 2 mahasiswa Ilmu Komunikasi, 2 mahasiswa Administrasi, 2 mahasiswa Agroteknologi, 2 mahasiswa Teknik Mesin, 1 mahasiswa Akuntansi, dan 1 mahasiswa Sastra Inggris.
Keberagaman latar belakang keilmuan tersebut menjadi kekuatan dalam pelaksanaan program KKN. Mahasiswa dapat menggabungkan kompetensi masing-masing untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pengembangan potensi Nagari Bukik Batabuah.
Beragam Program Pengabdian
Selama berada di Nagari Bukik Batabuah, para mahasiswa menempati dua rumah yang dijadikan posko kegiatan. Posko mahasiswa putri berada di rumah Ibu Yurita Diana, sedangkan posko mahasiswa putra berada di rumah Ibu Yer.
Kegiatan mahasiswa juga mendapat dukungan dari Kepala Jorong Gobah, Rahmad Dedi, S.Si., yang turut membantu mahasiswa dalam berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan masyarakat. Selama masa pengabdian, mahasiswa aktif berbaur dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan.
Mereka mengikuti gotong royong bersama warga, membantu mengajar anak-anak mengaji, mengikuti kegiatan keagamaan dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan memperingati HUT Ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada bidang pariwisata dan fasilitas publik, mahasiswa melaksanakan pembuatan film promosi Saka, pembuatan pendopo sebagai fasilitas pendukung, serta pembuatan taman di kawasan objek wisata Tabek Gadang.
Di bidang kemasyarakatan, mahasiswa melaksanakan gotong royong bersama masyarakat se-Jorong Gobah sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan masyarakat.
Pada bidang pendidikan, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai pencegahan bullying di SD Negeri 09. Sementara di SD Negeri 17, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya investasi dan menabung serta mengenalkan dasar-dasar Bahasa Inggris kepada siswa.
Dibidang keagamaan dan UMKM, mahasiswa membuat plang penunjuk arah dan papan nama masjid. Mereka juga membantu membuat media promosi berupa spanduk bagi pelaku UMKM di Jorong Gobah.
Kemudian di bidang pertanian, mahasiswa memberikan edukasi dan praktik pembuatan pupuk organik atau kompos. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan bahan organik yang tersedia di lingkungan masyarakat sekaligus mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Salah satu program inovasi yang dilaksanakan mahasiswa adalah pembuatan Buku Tamu Digital di Kantor Wali Nagari Bukik Batabuah.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi digital dalam pelayanan administrasi pemerintahan nagari. Buku Tamu Digital diharapkan dapat membantu pencatatan kunjungan secara lebih tertib, praktis, dan terdokumentasi.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata penerapan teknologi sederhana yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pemerintah nagari. Kehadiran program tersebut juga menunjukkan bahwa kegiatan KKN UNES tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial, tetapi turut mendorong mahasiswa untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Rektor Dorong Keberlanjutan Sinergi UNES dengan Nagari Bukik Batabuah
Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd., menegaskan bahwa hubungan antara Universitas Ekasakti dan masyarakat Nagari Bukik Batabuah diharapkan tidak berhenti setelah berakhirnya masa KKN.
Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. Namun, sinergi tersebut perlu terus dikembangkan melalui berbagai program akademik dan pengabdian yang melibatkan dosen serta sivitas akademika Universitas Ekasakti.
“Sinergitas perguruan tinggi dengan masyarakat nagari harus terus kita lanjutkan. Tidak hanya melalui KKN mahasiswa, tetapi juga melalui program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen,” ujar Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd.
Beliau menjelaskan, keberlanjutan kolaborasi tersebut penting agar kontribusi perguruan tinggi dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkesinambungan bagi masyarakat. Hasil penelitian dosen diharapkan dapat menjawab persoalan dan kebutuhan masyarakat, sementara program pengabdian dapat menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung di tengah masyarakat.
“Universitas Ekasakti terbuka untuk terus membangun kerja sama dengan Nagari Bukik Batabuah. Apa yang telah dimulai melalui kegiatan KKN dapat menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas, baik dalam bidang penelitian, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, maupun inovasi,” ucapnya.
Kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang berbasis pengetahuan, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari selesainya program kerja mahasiswa selama berada di lapangan, tetapi juga dari peluang lahirnya kerja sama dan program lanjutan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Nagari Bukik Batabuah diharapkan dapat menjadi salah satu mitra strategis Universitas Ekasakti dalam mengembangkan berbagai program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat potensi nagari serta mendukung terwujudnya masyarakat yang semakin cerdas, mandiri, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Wali Nagari Apresiasi Kontribusi Mahasiswa
Wali Nagari Bukik Batabuah, Bapak Firdaus, menyampaikan ucapan terimakasih dan sangat Bangga karena telah di Kepercayaan oleh Universitas Ekasakti sebagai tempat lokasi Kuliah Kerja Nyata dari mahasiswa UNES di tahun 2026 ini. Beliau memberikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi mahasiswa KKN UNES yang selama 40 hari ini telah melaksanakan pengabdian di nagari Bukik Batabuah.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa UNES telah memberikan kontribusi nyata yang positif melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, pariwisata, sosial, keagamaan, pertanian, UMKM, serta pemanfaatan teknologi digital. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menyukseskan berbagai program selama pelaksanaan KKN.
Selama Ber KKN tentunya mahasiswa telah bertegur sapa dan bergaul dengan masyarakat, mungkin selama ini ada hal hal yang kurang baik yang di temui baik itu dari Masyarakat maupun Perangkat nagari mungkin kurangnya pelayanan, kami mohon maaf yang sebesar besarnya, karena tidak ada maksud kesengajaan, mungkin karena factor kesibukan atau hal lain.
Bawalah pengalaman selama KKN sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa, lebih bertanggung jawab, lebih peduli, dan lebih siap menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Ekasakti.
Selanjutkan tinggalkanlah kenangan yang tidak baik dan bawalah kenangan yang baik serta ceritakan lah hal hal yang baik tentang Nagari Bukik Batabuah, ciptakanlah berbagai kreativitas dan Inovasi karena mahasiswa sebagai Agen Perubahan di masa depan dan akan menjadi Pemimpin Bangsa dan Negara Kita ini.
DPL: KKN Menjadi Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa
Dosen Pembimbing Lapangan KKN UNES, Elviyanti, S.T., M.T., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Nagari Bukik Batabuah dan seluruh masyarakat yang telah menerima mahasiswa dengan baik selama menjalankan kegiatan pengabdian.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Wali Nagari Bukik Batabuah bapak Firdaus, Kepala Jorong Gobah Rahmad Dedi, S.Si., Ibu Yurita Diana selaku pemilik posko mahasiswa putri, Ibu Yer selaku pemilik posko mahasiswa putra, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan KKN.
“Atas nama Universitas Ekasakti, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Nagari Bukik Batabuah, Kepala Jorong, para pemilik posko, dan seluruh masyarakat yang telah menerima serta mendampingi 26 mahasiswa kami selama melaksanakan KKN,” ujar Elviyanti.
Di kampus, mahasiswa belajar teori. Di tengah masyarakat, mereka belajar bagaimana menerapkan ilmu tersebut. Mereka belajar berkomunikasi dengan masyarakat. Mereka belajar bekerja sama. Mereka belajar menghargai perbedaan. Mereka belajar menghadapi persoalan. Dan yang paling penting, mereka belajar bahwa ilmu akan menjadi lebih bermakna ketika dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Menurutnya, KKN merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi sekaligus memahami persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Ia menambahkan Program Buku Tamu Digital dapat mendukung pelayanan administrasi di Kantor Wali Nagari Bukik Batabuah dan Film Pendek tentang Tradisi Masyarakat dalam pengolahan sari tebu menjadi gula saka telah menjadi salah satu inovasi digital yang diharapkan dan juga Promosi Potensi Nagari dari hasil Pertanian Masyarakat Indonesia dan manca negara.
Pembuatan gazebo dari bahan Bambu dan Taman di Lokasi Wisata Tabek Gadang yang telah di bangun secara bergotong royong oleh mahasiswa dan Pemuda Jorong Gobah dapat bermanfaat langsung buat pengunjung. Begitu juga dengan Program Kerja Lainnya.
DPL menyampaikan ucapan mohon Maaf yang sebesar besarnya pada bapak Wali Nagari, Bapak Ketua Jorong, dan seluruh masyarakat Nagari Bukik Batabuah atas segala kekurangan mahasiswa selama melaksanakan KKN. Semoga segala kekurangan tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa untuk menjadi lebih baik
Ia berharap hubungan dan kolaborasi antara Universitas Ekasakti dengan Nagari Bukik Batabuah dapat terus terjalin melalui berbagai bentuk kerja sama di masa mendatang. Kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendidikan, inovasi, transformasi digital, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai program lainnya. Semoga Nagari Bukik Batabuah semakin maju, semakin cerdas, semakin mandiri, dan semakin inovatif.
Penyerahan Kenang-kenangan
Acara Penarikan dan penjemputan mahasiswa KKN ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan secara simbolis dari Universitas Ekasakti kepada Pemerintah Nagari Bukik Batabuah melalui Dosen pembimbing Lapangan dan Ketua Kelompok 15 kepada Bapak Walinagari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.
Dengan berakhirnya masa pengabdian tersebut, sebanyak 26 mahasiswa KKN UNES resmi ditarik kembali ke kampus untuk melanjutkan kegiatan akademik.
Kehadiran mahasiswa selama masa KKN diharapkan tidak hanya meninggalkan sejumlah program fisik dan digital, tetapi juga membangun pengalaman, pengetahuan, serta hubungan kolaboratif antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan tema KKN UNES Tahun 2026, yaitu “Dengan KKN UNES Tahun 2026 Kita Wujudkan Nagari Cerdas dan Mandiri Melalui Inovasi, Transformasi Digital dan Kolaborasi Masyarakat.”
Nagari Bukik Batabuah pun menjadi bagian dari perjalanan tersebut, sebagai ruang bagi mahasiswa untuk belajar, mengabdi, berinovasi, sekaligus membangun kolaborasi bersama masyarakat. (elviyanti)

