PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — KONI Sumatera Barat bersama KONI kabupaten dan kota memperkuat koordinasi menghadapi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026. Pertemuan digelar di Kantor KONI Sumbar, Senin (7/9/2026) malam.
Rapat tersebut menjadi forum untuk menyamakan langkah antara KONI Sumbar, KONI daerah, serta Panitia Besar Porprov dalam memastikan persiapan berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.
Ketua KONI Sumbar Hamdanus hadir bersama Ketua PB Porprov XVI Sumbar Editiawarman. Sejumlah pimpinan KONI kabupaten dan kota juga mengikuti pertemuan tersebut.
Di antaranya Ketua KONI Kota Solok Rudi Horison, Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi, Ketua KONI Sawahlunto Jhon Reflita, Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD, Ketua KONI Kabupaten Solok Doni Zulkifli, Ketua KONI Tanah Datar Novitra Kemala, Ketua KONI Pasaman SY Ade Herman, Karteker KONI Kabupaten Agam Syahindra Nurben, serta Ketua KONI Pasaman Barat Wahidul Basri.
Pembagian Peran KONI dan Kepala Daerah
Hamdanus mengatakan, pembahasan dalam rapat diarahkan pada pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam menyukseskan Porprov.
Menurutnya, KONI memiliki tanggung jawab menyiapkan kontingen, mulai dari atlet hingga kelengkapan administrasi yang dibutuhkan. Sementara pemerintah daerah memiliki kewenangan terkait penjadwalan, percepatan dukungan anggaran bagi kontingen, serta kebutuhan daerah yang menjadi tuan rumah.
Karena itu, koordinasi antara KONI dengan pemerintah daerah dinilai perlu terus diperkuat. Terlebih waktu pelaksanaan Porprov XVI semakin dekat.
“Kita membahas apa yang menjadi domain KONI dan apa yang menjadi domain kepala daerah. KONI fokus pada persiapan kontingen, atlet dan administrasinya, sedangkan hal yang berkaitan dengan jadwal serta dukungan anggaran menjadi bagian pemerintah daerah,” kata Hamdanus.
Targetkan Porprov Berjalan Sesuai Regulasi
Dalam pertemuan itu, KONI Sumbar dan KONI kabupaten/kota juga menyepakati komitmen untuk menjalankan Porprov sesuai perencanaan yang telah ditetapkan pemerintah daerah dengan memperhitungkan waktu persiapan dan kesiapan administrasi keuangan.
Hamdanus menegaskan, pelaksanaan Porprov tidak hanya mengejar sukses pertandingan. Aspek administrasi dan pengelolaan anggaran juga harus menjadi perhatian sejak tahap persiapan.
“Bagaimanapun Porprov sudah absen delapan tahun. Karena itu, perencanaannya harus optimal dan pelaksanaannya terukur sesuai regulasi,” ujarnya.
Ia berharap penyelenggaraan Porprov XVI nantinya dapat memenuhi tiga sasaran sekaligus, yakni sukses administrasi, sukses prestasi dan sukses pelaksanaan.
Menurut Hamdanus, kehati-hatian dalam menjalankan setiap tahapan juga diperlukan agar penyelenggaraan pesta olahraga provinsi tersebut tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Konsolidasi Terus Dilakukan
KONI Sumbar bersama KONI kabupaten dan kota akan melanjutkan konsolidasi internal maupun eksternal seiring semakin dekatnya jadwal Porprov XVI Sumbar 2026.
Hamdanus juga mengajak seluruh pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan Porprov untuk memberikan dukungan agar seluruh persiapan dapat berjalan sesuai target.
“Diharapkan semua pihak terkait dapat mendukung penyelenggaraan Porprov,” katanya. (*)
