AGAM, FOKUSSUMBAR.COM – Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, SE, M.Com, menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman kepada pejabat administrator dan kepala sekolah yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam.
Pesan tersebut disampaikan Muhammad Iqbal saat menghadiri sekaligus memberikan arahan pada pelantikan pejabat administrator dan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam, yang berlangsung di Masjid Agung Nurul Fallah, Selasa (1/9/2026).
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 87 pejabat resmi dikukuhkan, terdiri dari satu pejabat administrator dan 86 kepala sekolah.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, Wakil Bupati Muhammad Iqbal menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang telah menerima amanah baru.
Ia berharap jabatan tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pelantikan hari ini bukan sekadar pengisian jabatan yang kosong, tetapi merupakan bagian dari dinamika organisasi, pemantapan kapasitas kelembagaan, sekaligus pembinaan karier ASN dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Agam,” ujarnya.
Menurutnya, pejabat yang mendapat amanah harus mampu menjadi motor penggerak dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Untuk itu, Muhammad Iqbal mengingatkan pejabat administrator dan kepala sekolah agar memperkuat fungsi deteksi dini dan pencegahan, sehingga berbagai potensi persoalan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Selain itu, ia meminta seluruh pejabat menjaga integritas dan profesionalisme, memperkuat koordinasi serta komunikasi, meningkatkan kompetensi dan wawasan, serta terus melahirkan inovasi dalam menjalankan tugas.
“Terus tingkatkan ilmu dan inovasi, manfaatkan digitalisasi dalam pelaksanaan tugas, serta jadilah pejabat yang amanah di tengah berbagai situasi dan tantangan yang dihadapi,” tegasnya.
Khusus kepada kepala sekolah, Wakil Bupati menilai pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam proses regenerasi dan penyegaran kepemimpinan di lingkungan pendidikan.
Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pendidikan, bukan hanya dari sisi capaian akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter, akhlak dan kepercayaan diri peserta didik.
“Pendidikan adalah arsitek masa depan daerah. Kepala sekolah tidak hanya bertanggung jawab terhadap capaian akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter, akhlak dan kepercayaan diri peserta didik,” katanya.
Ia berharap para kepala sekolah mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, inovatif dan berkarakter, sekaligus mendorong para guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Lebih lanjut, Muhammad Iqbal mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar senantiasa menjaga loyalitas kepada negara dan pimpinan, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi, serta mengedepankan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan dan akuntabel.
Ia juga meminta agar kewenangan yang melekat pada jabatan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kepercayaan dan amanah yang diberikan hendaknya dibayar dengan kerja keras, loyalitas dan dedikasi yang tinggi. Hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan jadikan jabatan ini sebagai sarana untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya. (rls)
