Mencintai Bumi, Merawat Kehidupan, dan Menjaga Masa Depan
Karya : Dr. Nurul Jannah*)
Pernahkah kita berpikir, bumi seperti apa yang kelak akan kita tinggalkan kepada anak-cucu kita?
Kita ingin mewariskan rumah.
Kita menyiapkan pendidikan.
Kita mengumpulkan tabungan.
Kita menjaga masa depan keluarga.
Tetapi ada satu warisan yang sering terlupakan: BUMI YANG MASIH LAYAK UNTUK DITINGGALI.
Apa artinya rumah yang indah jika air semakin sulit didapat?
Apa artinya tabungan yang banyak jika udara semakin berat dihirup?
Apa artinya masa depan yang kita persiapkan jika anak-anak kelak menerima sungai yang mati, tanah yang kehilangan kesuburan, hutan yang tinggal cerita, dan bumi yang semakin lelah?
Buku 99 Cara Mencintai Bumi lahir dari satu keyakinan sederhana: Kita tidak harus menjadi manusia sempurna untuk menjaga bumi. Kita hanya perlu berani memulai.
Tidak harus menanam seribu pohon.
Tidak harus menjadi aktivis.
Tidak harus menunggu memiliki banyak uang.
Tidak harus melakukan perubahan besar dalam satu malam.
Mulailah dari satu botol minum.
Satu keran yang ditutup.
Satu kantong plastik yang ditolak.
Satu makanan yang tidak dibuang.
Satu pohon yang dirawat.
Satu anak yang diajarkan mencintai alam.
Karena ketika dilakukan terus-menerus, langkah kecil tidak lagi menjadi kecil.
Buku ini membawa persoalan lingkungan turun dari seminar, laporan, regulasi, dan percakapan besar menuju tempat yang paling menentukan: kehidupan kita sehari-hari, mulai dapur, kamar mandi, meja makan, halaman rumah, perjalanan, sekolah anak, hingga pilihan yang kita buat setiap hari.
Di dalamnya terdapat 99 langkah sederhana, aplikatif, reflektif, dan sangat mungkin dilakukan, mulai dari belajar mendengar bumi, menghemat air dan energi, mengurangi sampah, mencintai sungai dan pohon, mengajak keluarga bergerak, memulihkan lingkungan yang terluka, sampai memikirkan bumi yang kelak diwariskan kepada generasi sesudah kita.
Dan setiap bagian tidak berhenti pada nasihat.
Ada Langkah Kecil Hari Ini.
Ada renungan.
Ada tindakan yang bisa langsung dilakukan.
Sebab buku ini tidak ingin hanya selesai dibaca. Buku ini ingin dihidupkan.
MENGAPA BUKU INI LAYAK DIMILIKI?
- Berisikan ±200 halaman penuh refleksi dan langkah nyata.
- Ukuran nyaman dibaca 14,8 × 21 cm. Diterbitkan oleh Indscript
- Terdapat 99 cara mencintai bumi.
- Praktis, bisa langsung dipraktikkan dari rumah.
- Cocok dibaca bersama keluarga dan anak-anak.
- Relevan untuk mahasiswa, guru, dosen, komunitas, praktisi, perusahaan, dan pemerhati lingkungan.
- Sangat indah dijadikan hadiah yang bermakna.
- Bukan hanya mengajarkan menjaga lingkungan, tetapi mengajak kita meninggalkan warisan kebiasaan baik.
Karena boleh jadi bertahun-tahun setelah kita tidak lagi berjalan di bumi ini, masih ada pohon yang teduh karena pernah kita tanam, masih ada air yang dijaga karena pernah kita ajarkan, dan masih ada kebiasaan baik yang diteruskan anak-cucu karena pernah melihat teladan dari kita. Gagasan warisan seperti inilah yang menjadi salah satu pesan terkuat buku.
HARGA PO BUKU (Promo): Rp139.000,
Harga Normal Rp.169.000
Bukan hanya membeli 200 halaman. Tetapi membawa pulang 99 kesempatan untuk memulai perubahan. Bukan hanya buku untuk disimpan di rak. Ini adalah buku yang harus ditaruh di meja, dibaca perlahan, direnungkan, lalu dipraktikkan.
Karena mungkin kita tidak mampu menyelamatkan seluruh bumi hari ini. Tetapi kita masih mampu menjaga: satu pohon, satu sungai, satu tetes air, satu kebiasaan, dan satu keputusan.
Dan, dari situlah perubahan besar bermula.
“Bumi masih menunggu kita: bukan untuk datang sebagai penyelamat, melainkan sebagai penghuni yang akhirnya mengerti bahwa mencintai rumah berarti berhenti melukainya.”
Yuk, jangan hanya berkata kita mencintai bumi. Biarkan cinta itu meninggalkan jejak. Miliki bukunya. Baca satu langkah. Lakukan satu perubahan. Ajak satu orang. Karena masa depan bumi juga sedang ditentukan oleh apa yang kita lakukan setelah menutup halaman buku ini.😍
Bogor, 31 Agustus 2026
Penulis | Akademisi | Pemerhati Lingkungan






