PWI Pessel dan Dinas Pendidikan Perkuat Sinergi, Media Diminta Aktif Sampaikan Program Pendidikan

Pengurus PWI Pesisir Selatan berswafoto dengan Kepala Pendidikan seusai bersilaturahmi dan berdiskusi. (Foto: ist)

PAINAN, FOKUSSUMBAR — Penyampaian program pendidikan kepada masyarakat membutuhkan dukungan informasi yang cepat, terbuka, dan mudah dipahami. Karena itu, sinergi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan dengan insan pers dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai program pendidikan diketahui publik.

Hal tersebut mengemuka saat Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan periode 2026–2029 melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Pendidikan Pesisir Selatan.

Rombongan PWI Pessel dipimpin langsung Ketua H. Robbi Oktora Romanza, didampingi sejumlah pengurus. Kedatangan mereka disambut Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Selatan Salim Muhaimin, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, Salim Muhaimin menegaskan bahwa Dinas Pendidikan tidak hanya fokus pada penyelenggaraan proses belajar mengajar, tetapi juga berupaya membangun ekosistem yang mendorong guru dan peserta didik untuk terus berinovasi.

Baca Juga :  Perkuat Pengawasan Pemilu Partisipatif, Bawaslu Pesisir Selatan Gandeng PGRI dan SMAN 1 Koto XI Tarusan

Menurutnya, penguatan literasi menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk kemampuan anak-anak Pesisir Selatan menghadapi perkembangan zaman.

“Dinas Pendidikan menciptakan ekosistem bagi guru-guru, bagaimana anak-anak Pesisir Selatan bisa berinovasi dan terus belajar, termasuk dalam bidang literasi,” ujar Salim Muhaimin.

Media Punya Peran Strategis

Salim menyebut, berbagai program pendidikan yang telah disusun pemerintah daerah perlu disampaikan kepada masyarakat secara luas. Dalam konteks tersebut, awak media memiliki posisi strategis sebagai penyampai informasi kepada publik.

“Kawan-kawan awak media bisa menyampaikan program-program Dinas Pendidikan kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik dengan media akan membantu masyarakat memahami arah kebijakan serta program pendidikan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

Ia juga menilai kegiatan Kopi Pessel dapat menjadi salah satu ruang komunikasi yang mempertemukan pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat. Jika komunikasi tersebut terus dibangun, program pemerintah diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Pesisir Selatan.

Baca Juga :  Syamsul Akmal Kunci Kemenangan Indonesia atas Korea

PWI: Sinergi Harus Berujung pada Informasi Publik

Sementara itu, Ketua PWI Pessel H. Robbi Oktora Romanza menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Kepala Dinas Pendidikan bersama jajaran.

Menurut Robbi, hubungan antara pemerintah daerah dan media bukan sekadar hubungan kemitraan, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan informasi pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

Media, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk mengolah dan menyampaikan informasi berdasarkan fakta serta tetap berpegang pada kaidah jurnalistik.

“Program pemerintah yang menyentuh kepentingan masyarakat perlu diketahui publik. Media mempunyai tanggung jawab menyampaikan informasi tersebut secara faktual dan berimbang,” ujar Robbi.

Baca Juga :  Dukung Layanan Telekomunikasi Andal, PLN Icon Plus Lakukan Pemeliharaan Jaringan Fiber Optik di Wilayah Seminai

Ia berharap komunikasi antara PWI Pessel dengan Dinas Pendidikan maupun OPD lainnya dapat terus diperkuat.

Dengan komunikasi yang terbuka, wartawan dapat memperoleh informasi yang jelas dari sumber yang berkompeten, sementara pemerintah memiliki ruang untuk menyampaikan program dan capaian pembangunan kepada masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan dan silaturahmi, tetapi berlanjut dalam bentuk komunikasi publik yang aktif, sehingga program pendidikan benar-benar diketahui dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pesisir Selatan. (MoN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *