Oleh: Nurul Jannah*) Malam itu, Senin, 27 April 2026, tidak pernah disiapkan untuk menjadi duka. Sekitar pukul 20.50 WIB, di…
Nurul Jannah
Nurul Jannah
“Dentang Waktu”
Oleh : Nurul Jannah*) “Tidak semua waktu berlalu. Sebagian tinggal, menjadi saksi, menjadi rindu.” Di jantung Bukittinggi, berdiri sebuah sunyi…
“Bumi Terluka”
Oleh : Nurul Jannah*) “Bumi tidak pernah meminta banyak, ia hanya ingin kita berhenti melukainya.” Dulu, bumi berbicara pelan,lewat gemerisik…
“Harga yang Hilang”
Cerpen : Nurul Jannah*) “Tidak semua kehilangan membuat kita miskin. Ada yang membuat kita tidak lagi berani menatap diri sendiri.”…
Review Lukisan Karya Canting Puji Setya Wilujeng, “Memeluk Mimpi”
Oleh : Nurul Jannah*) Akrilik di Kanvas | 40 x 50 cm | 2026 Lukisan karya Puji Setya Wilujeng ini…
“Peluk Bumi”
Oleh : Nurul Jannah*) “Aku pernah memeluk bumi begitu erat, tanpa rasa bersalah, hingga suatu hari aku sadar, tanganku juga…
“Tinta Melawan Zaman”
Oleh : Nurul Jannah*) Ada yang keliru dari cara kita memahami kekuatan. Kita sering mengira perlawanan harus lantang, harus terlihat,…
Review Lukisan Tangan Canting Puji Setya Wilujeng, dengan tema “Pulsasi Kromatik”
Oleh : Nurul Jannah*) Media : Akrilik di KanvasUkuran : 25 x 30 cm “Sebuah dialog sunyi antara warna dan…
“Kartini Tak Pernah Padam”
Oleh : Nurul Jannah*) Hari ini, jika dunia kembali mencoba membungkam suara perempuan, maka satu nama akan kembali berdiri, diam-diam…
“Rumah”
Cerpen : Nurul Jannah*) “Rumah tidak pernah benar-benar kosong. Yang membuatnya terasa sunyi adalah ketika orang-orang yang kita tunggu tidak…
Review Lukisan Tangan Ibu Canting Puji Setya Wilujeng dalam “SERPIHAN KOSMIK”
Akrilik di Kanvas, 25 x 30 cm, 2026 Oleh : Nurul Jannah*) Bukan bentuk yang sempurna, namun bentuk yang jujur…
“Pulang”
Cerpen : Nurul Jannah*) Pagi itu tidak istimewa. Hanya pagi biasa di Jakarta, dengan langit kelabu, jalanan penuh kendaraan, dan…
“Rumah di Pukul Tiga”
Cerpen : Nurul Jannah*) “Kadang keluarga tidak lahir dari darah yang sama, melainkan dari hati yang memilih untuk saling menjaga.”…
“Habib Sholeh Tanggul”
Oleh : Nurul Jannah*) Cahaya yang Tidak Pernah Padam “Ada manusia yang dikenang karena ilmunya. Ada yang diingat karena jasanya….
“Ruang Maaf”
Oleh : Nurul Jannah*) “Di hari orang-orang saling berjabat tangan, ada hati yang diam-diam belajar memaafkan dirinya sendiri.” Pagi itu,…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
