BUKITTINGGI, FOKUSSUMBAR.COM – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan pemerintah daerah memegang peran kunci transformasi SDM kesehatan nasional.
“Transformasi sistem kesehatan tidak akan berjalan tanpa SDM kesehatan yang memahami kebijakan publik secara utuh,” kata Wako Zulmaeta di Kampus V UNP Bukittinggi, Senin (19/1/2026).
Zulmaeta menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang (UNP) dengan sejumlah rumah sakit jejaring.
Kegiatan itu juga dirangkai dengan kuliah umum yang menghadirkan Zulmaeta sebagai narasumber dengan tema “Dokter Membangun Sistem Kesehatan dengan Kebijakan”.
“Dokter hari ini dan ke depan tidak hanya dituntut mahir secara klinis, tetapi juga harus memahami bagaimana kebijakan kesehatan dirumuskan, dilaksanakan, dan dievaluasi,” ujarnya.
Ia menegaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan kebijakan kesehatan nasional dapat dijalankan secara efektif di daerah.
“Pemerintah daerah berada di garis depan untuk menerjemahkan kebijakan nasional agar benar-benar berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya.
Menurut Zulmaeta, penguatan SDM kesehatan merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional yang harus diimplementasikan melalui perencanaan pembangunan daerah, penganggaran, serta kolaborasi lintas sektor.
“Kalau dokter memahami kebijakan, maka perencanaan layanan akan lebih tepat, pelaksanaannya terukur, dan hasilnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai dokter dengan wawasan kebijakan akan berperan penting dalam penguatan layanan kesehatan primer serta peningkatan mutu rumah sakit daerah.
“Dokter yang memahami kebijakan akan membantu memperkuat layanan dasar dan menjaga kualitas rumah sakit daerah,” ucapnya.
Zulmaeta menyambut baik penandatanganan PKS antara Fakultas Kedokteran UNP dan rumah sakit jejaring sebagai langkah konkret mendukung penguatan SDM kesehatan nasional.
“Kerja sama ini penting untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan nyata sistem kesehatan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor UNP Kampus V Bukittinggi Ir. Krismadinata, PhD, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Sumatera Barat Dr. drg. Citra Lestari, serta jajaran pimpinan fakultas dan rumah sakit jejaring.
Selain itu, hadir pula Kepala RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Payakumbuh. (cz)




