Oleh : Nurul Jannah*)
Alhamdulillah, merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan lahirnya buku DENTANG WAKTU: 100 Tahun Jam Gadang; Antara Keindahan, Luka dan nama-nama Yang Hilang
Bersama sahabat-sahabat penulis yang luar biasa, kami menghadirkan:
100 Tahun Jam Gadang: Dentang Waktu.
Sebuah antologi yang tidak hanya mengajak pembaca menikmati kisah, tetapi juga menyusuri lorong waktu menuju Bukittinggi seabad yang lalu.
Di balik megahnya Jam Gadang yang selama ini menjadi ikon Minangkabau, tersimpan cerita-cerita yang jarang terdengar. Tentang cinta dan kehilangan. Tentang mimpi dan pengorbanan. Tentang tawa, air mata, bahkan jejak-jejak sejarah yang masih berdentang hingga hari ini.
Buku ini memadukan fiksi, romantika, sejarah, budaya, dan refleksi kehidupan dalam satu rangkaian kisah yang mengalir hangat dan menyentuh.
Ada cerita yang membuat tersenyum. Ada yang mengundang haru. Ada yang menghadirkan kejutan.
Dan ada pula yang membuat kita merenung lebih lama, setelah halaman terakhir ditutup.
Karena sesungguhnya, waktu tidak pernah benar-benar berlalu. Ia tetap hidup dalam kenangan, cerita, dan jejak yang ditinggalkan manusia.
Para penulis: Nurul Jannah, Canting Pujéng Arts NJD dan Shintalya NJD Azis 😍
Bagi sahabat yang mencintai sejarah, sastra, budaya Minangkabau, dan kisah-kisah yang menyentuh hati, semoga buku ini dapat menjadi teman perjalanan yang berkesan.
Yang berminat memiliki buku “100 Tahun Jam Gadang: Dentang Waktu”, dipersilakan menghubungi kami melalui WA Puji : +62 821-3028-4932.😍😍😍
Terima kasih atas dukungan dan doa dari semua sahabat pembaca.
Karena setiap dentang waktu selalu menyimpan cerita.
Dan setiap cerita layak untuk dikenang. 🕰️❤️📖🌺
Bogor, 14 Juni 2026






