PADANG, FOKUSSUMBAR.COM— Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menegaskan komitmennya untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 dengan menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga.
Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, menyatakan daerahnya sejak awal mengajukan diri sebagai tuan rumah dan hingga kini tetap berkomitmen menyelenggarakan hingga enam cabang olahraga.
“Kami sejak awal selalu komitmen. Meski daerah lain belum siap, kami tidak pernah merevisi komitmen tersebut. Kami ingin enam cabang olahraga bisa digelar di Mentawai,” ujar Rinto usai rapat koordinasi bersama KONI Sumatera Barat dan panitia Porprov di Mentawai, Selasa (14/4/2026).
Dari hasil koordinasi tersebut, dua cabang olahraga dipastikan akan digelar di Mentawai, yakni selancar ombak dan kabaddi. Pemerintah daerah juga membuka peluang bagi cabang olahraga lain untuk ikut diselenggarakan di wilayah tersebut.
Rinto menegaskan kesiapan daerahnya, baik dari sisi venue maupun dukungan anggaran. Ia meminta cabang olahraga yang berminat segera mengajukan agar dapat dimasukkan dalam pembahasan anggaran.
“Untuk dua cabang olahraga ini sudah kami akomodir. Silakan cabang olahraga lain yang berminat, ajukan segera agar bisa kami siapkan dalam anggaran,” katanya.
Menurut Rinto, kepercayaan sebagai tuan rumah Porprov akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama dari meningkatnya kunjungan kontingen dan masyarakat dari berbagai daerah.
Ia juga menilai ajang ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Kepulauan Mentawai secara lebih luas sebagai destinasi yang aman dan nyaman.
“Selama ini ada anggapan akses ke Mentawai sulit karena ombak besar. Padahal itu tidak benar. Ombak justru menjadi potensi besar bagi daerah kami,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, mengapresiasi kesiapan Mentawai yang menjadi daerah pertama memberikan kepastian sebagai tuan rumah cabang olahraga Porprov dari total 12 daerah yang mengajukan diri.
Menurutnya, dukungan Mentawai sangat penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Porprov yang menjadi bagian dari pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Porprov ini momentum kebangkitan olahraga Sumatera Barat. Tiga kali tidak terlaksana membuat pembinaan terganggu dan berdampak pada penurunan prestasi di PON,” kata Hamdanus.
Ia berharap pelaksanaan Porprov 2026 dapat berjalan lancar, termasuk penyelenggaraan cabang olahraga di Mentawai, sehingga mampu mendorong peningkatan prestasi atlet sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. (jiga)




