Teknis Pemberangkatan Haji Pasaman Barat 1447 H/2026 M, Dimatangkan

Bupati diwakili Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra, membuka rapat terpadu pematangan pemberangkatan CJH Pasaman Barat di auditorium kantor bupati, Simpang Empat. (foto; ist)

PASAMAN BARAT, FOKUSSUMBAR.COM – Seiring makin dekatnya waktu pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) pada musim haji 1447 H / 2026 M. Pemerinah Daerah (Pemda) Pasaman Barat, Selasa (14/4/2026) melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) teknis di Auditorium Kantor Bupati, Simpang Empat.

Rakor dibuka Bupati diwakili Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra, Setia Bakti, diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama, Rali Tasman, dan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Ronaldi, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Getri Ardenis, bersama pejabat dan pihak terkait lainnya.

Pada musim haji tahun 1447 H/2026 M depan, warga Pasaman Barat yang akan melaksanakan perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci sebanyak 211 orang.

Mereka berasal dari setiap kecamatan se Pasaman Barat, mulai Kecamatan Kinali, Luhak Nan Duo, Sasak Ranah Pesisir, Talamau, Pasaman, Gunung Tuleh, Sungai Aur, Lembah Melintang, Parit Koto Balingka, Sungai Beremas, dan dari Kecamatan Ranah Batahan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasaman Barat, Ronaldi, menjelaskan sebelum CJH Pasaman Barat diberangkatkan untuk melaksanakan perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci, mereka telah mengikuti bimbingan manasik haji secara mandiri dan tingkat kabupaten, sesuai jadwal yang ditetapkan.

Untuk tingkat kabupaten, ulas Ronaldi, pemerintah daerah Pasaman Barat, beberapa waktu lalu telah melaksanakan manasik haji terpadu di aula kantor bupati. Pada kesempatan itu, manasik haji terpadu dibuka Bupati, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Doddy San Ismail.

Bupati, diwakili Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra, Setia Bakti, sampaikan, sukses atau tidak dan terlayani atau tidaknya jemaah haji yang akan melaksanakan perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci, sesuai jadwal yang ditetapkan, tidak lepas dari dukungan, partisipasi dan kerjasama semua pihak.

Pemerintah daerah sebagai penanggung jawab kegiatan, ulas Setia Bakti, bersama pihak terkait, tentu berupaya, agar proses perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci, yang diawali dengan acara pelepasan resmi dari pemerintah daerah, agar kegiatannya berjalan lancar dan sukses, seperti yang diharapkan.

Selain itu, seluruh warga Pasaman Barat yang akan melaksanakan perjalanan ibadah haji nantinya, terlayani dengan baik dan maksimal, sehingga mereka menjalani serangkaian ibadah dengan sempurna, seperti yang diharapkan bersama.

“Kami berharap melalui rapat terpadu ini ini, bisa menghasilkan kesimpulan yang selanjutnya akan dilakukan secara bersama. “Mari secara bersama-sama kita berkomitmen untuk mendukung lancar dan suksesnya proses penyelenggaraan ibadah haji bagi warga Pasaman Barat ke Tanah Suci nantinya”, katanya mengakhiri.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Rali Tasman, sampaikan, meskipun secara teknis urusan penyelenggara ibadah haji, bukan lagi menjadi bahagian kerja dari Kementerian Agama, dan selanjutnya beralih ke Kementerian Haji dan Umrah.

Namun, sebagai tanggung jawab moral, warga Kementerian Agama harus mendukung dan bersama-sama menyukseskan proses perjalanan ibadah haji bagi sejumlah warga Pasaman Barat, seperti yang dilaksanakan beberapa hari ke depan.

“Mari secara bersama kita dukung, bantu dan terus memberikan yang terbaik, dalam hal penyelenggaraan ibadah haji bagi 211 CJH yang akan melaksanakan perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci, beberapa hari ke depan. Kita yakin dan percaya, dukungan dari warga Kementerian Agama untuk melaksanakan perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci, berjalan lancar dan sukses”, kata Rali Tasman, menutup. (gmz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *