Empat Daerah Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Cabor Porprov XVI Sumbar 2026, Kota Solok Serahkan Surat Saat Bukber

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menyerahkan surat permohonan sebagai tuan rumah cabor Porprov XVI Sumbar 2026 kepada Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus saat acara buka puasa bersama Pemko Solok dengan KONI serta para atlet di rumah dinas wali kota, Sabtu (14/3/2026). (Foto KONI Sumbar)

SOLOK, FOKUSSUMBAR.COM – Antusiasme daerah untuk menjadi tuan rumah bersama cabang olahraga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026 terus meningkat. Hingga pertengahan Maret 2026, empat daerah telah resmi menyerahkan surat rekomendasi kepala daerah kepada KONI Sumbar.

Keempat daerah tersebut adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Solok.

Penyerahan surat terbaru datang dari Pemerintah Kota Solok. Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menyerahkan langsung surat permohonan kepada Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus saat acara buka puasa bersama Pemko Solok dengan KONI serta para atlet di rumah dinas wali kota, Sabtu (14/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ramadhani menegaskan komitmen Pemerintah Kota Solok untuk ikut menyukseskan penyelenggaraan Porprov dengan menjadi tuan rumah beberapa cabang olahraga.

“Dengan ini kami serahkan surat permohonan Pemko Solok untuk menjadi tuan rumah beberapa cabang olahraga Porprov XVI Sumbar 2026. Ini merupakan wujud keseriusan kami untuk menjadi tuan rumah,” ujar Ramadhani didampingi Ketua KONI Kota Solok, Rudi Horizon.

Dalam surat resmi yang diserahkan kepada Ketua KONI Sumbar, Kota Solok mengajukan diri menjadi tuan rumah tiga cabang olahraga, yaitu aero sport, angkat besi, dan angkat berat.

Ramadhani berharap KONI Sumbar dapat memberikan kepercayaan kepada Kota Solok untuk menyelenggarakan cabang olahraga tersebut. Menurutnya, kesiapan fasilitas serta dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting bagi Kota Solok untuk menjadi tuan rumah yang sukses.

Selain meningkatkan prestasi olahraga, menjadi tuan rumah juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi daerah serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.

Sebelumnya, Kabupaten Kepulauan Mentawai telah lebih dulu menyampaikan surat rekomendasi kesiapan menjadi tuan rumah cabang olahraga selancar ombak dan kabaddi.

Mentawai dinilai memiliki potensi besar untuk cabang olahraga selancar ombak karena dikenal sebagai salah satu destinasi surfing terbaik di dunia.

Sementara itu, Kabupaten Pasaman Barat mengusulkan diri menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga grass track, yang selama ini memiliki basis komunitas dan penggemar cukup kuat di daerah tersebut.

Dari Kabupaten Padang Pariaman, surat resmi kesiapan menjadi tuan rumah ditandatangani langsung oleh Bupati John Kenedy Azis.

Dalam dokumen tersebut, Padang Pariaman mengajukan diri menjadi tuan rumah untuk tujuh cabang olahraga, yakni: renang (aquatic), sepak bola, judo, tarung derajat, panjat tebing, cricket, dan woodball.

Jumlah cabang olahraga yang diajukan Padang Pariaman menjadi yang terbanyak dibandingkan daerah lain yang telah mengajukan diri sejauh ini.

Panitia Masih Menunggu Tujuh Daerah Lain

Ketua Panitia Porprov XVI Sumbar Septri mengatakan pihaknya masih terus menunggu surat resmi dari pemerintah daerah yang berminat menjadi tuan rumah cabang olahraga.

Menurutnya, antusiasme daerah menjadi indikator kuat bahwa Porprov kali ini mendapat dukungan luas dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

“Beberapa daerah sudah menyerahkan surat resmi dari kepala daerah terkait kesiapan menjadi tuan rumah cabang olahraga. Ini menunjukkan antusiasme daerah untuk ikut menyukseskan Porprov XVI Sumbar 2026,” ujar Septri.

Namun hingga saat ini, panitia masih menunggu surat resmi dari tujuh daerah lain yang sebelumnya telah menyatakan minat.

Ketujuh daerah tersebut adalah: Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Panitia memberikan waktu hingga pekan depan bagi daerah-daerah tersebut untuk menyampaikan surat resmi kesiapan menjadi tuan rumah cabang olahraga.

“Kami masih menunggu surat resmi dari daerah-daerah tersebut paling lambat pekan depan,” kata Septri.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah yang telah mengajukan diri menjadi tuan rumah cabang olahraga.

Menurutnya, partisipasi aktif daerah merupakan faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov serta meningkatkan pemerataan pembinaan olahraga di Sumatera Barat.

“Partisipasi daerah untuk menjadi tuan rumah cabang olahraga sangat penting dalam menyukseskan Porprov XVI Sumbar. Ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam memajukan olahraga di Sumatera Barat,” ujar Hamdanus.

Ia menambahkan bahwa kepastian penetapan tuan rumah cabang olahraga akan dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang melibatkan pemerintah daerah serta pengurus provinsi cabang olahraga.

“Hasil Rakornis nanti akan menjadi dasar penetapan resmi tuan rumah cabang olahraga Porprov XVI Sumbar 2026,” katanya.

Ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026 dan diprediksi akan menjadi salah satu pesta olahraga terbesar di Sumatera Barat dengan melibatkan ribuan atlet dari seluruh kabupaten dan kota.

Dengan semakin banyaknya daerah yang mengajukan diri menjadi tuan rumah cabang olahraga, diharapkan pelaksanaan Porprov XVI Sumbar dapat berlangsung lebih merata, kompetitif, dan mampu melahirkan atlet-atlet terbaik untuk mewakili Sumatera Barat di level nasional. (jiga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *