PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Panglima Kodam (Pangdam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Arief Gajah Mada, mengukuhkan pencak silat militer di Jasdam XX/TIB, Kamis (23/4/2026). Pengukuhan ini menegaskan komitmen TNI AD dalam memperkuat kemampuan dasar bela diri prajurit sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.
Pangdam menekankan bahwa pencak silat memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai teknik pertahanan diri, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, disiplin, dan jati diri prajurit.
“Pencak silat adalah bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga dan diwariskan. Di lingkungan militer, ini juga menjadi fondasi penting dalam membentuk prajurit yang tangguh,” ujar Arief.
Tampak hadir Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy yang juga menjabat Ketua IPSI Sumbar, Ketua Harian IPSI Sumbar Martias Wanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Mahdianur, serta Ketua KONI Sumbar Hamdanus.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Sumbar Hamdanus melaporkan kesiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang direncanakan kembali digelar setelah delapan tahun vakum. Ia menilai dukungan lintas sektor, termasuk dari jajaran TNI, menjadi kunci keberhasilan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
“Porprov menjadi momentum penting untuk menggerakkan kembali pembinaan olahraga di daerah. Kami berharap dukungan penuh dari seluruh pihak agar pelaksanaannya berjalan optimal,” katanya.
Hamdanus juga menyoroti minat besar atlet Sumatera Barat untuk berkarier di lingkungan TNI. Ia menyebut sejumlah atlet telah berhasil lolos seleksi dan bergabung sebagai prajurit, sementara banyak lainnya masih berjuang menembus proses rekrutmen.
Menanggapi hal tersebut, Pangdam menyatakan kesiapan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol untuk memperkuat kolaborasi dengan KONI Sumbar, baik dalam pembinaan atlet maupun membuka ruang komunikasi terkait peluang bagi atlet berprestasi.
“Kami terbuka untuk bersinergi. Pembinaan olahraga dan pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting yang bisa kita dorong bersama,” ujarnya.
Ke depan, sinergi antara TNI dan pemangku kepentingan olahraga di Sumatera Barat diharapkan semakin solid, seiring upaya mendorong prestasi atlet sekaligus menyukseskan pelaksanaan Porprov. (*/jiga)




