PAYAKUMBUH, FOKUSSUMBAR.COM – Open Turnamen POSSPA Cup II Sumbar-Riau Tahun 2026 resmi bergulir di Lapangan POSSPA, Kelurahan Payobasung, Rabu (1/7/2026). Turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dalam mendukung pembinaan olahraga, mencetak atlet berprestasi, serta membangun generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman melalui membuka secara resmi turnamen sekaligua melakukan tendangan pertama sebagai tanda dimulainya kompetisi. Laga pembuka mempertemukan tim Aroma dari Kabupaten Lima Puluh Kota melawan Niagara dari Kabupaten Pasaman.
Dalam sambutannya, Elzadaswarman mengatakan sepak bola tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kesehatan fisik dan mental para peserta.
“Harus seimbang antara kesehatan badan, kesehatan fisik, dan kesehatan jiwa. Kalau tidak seimbang maka akan banyak timbul kesalahan,” katanya.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, tangguh, serta mampu bekerja sama dalam sebuah tim. Karena itu, setiap kompetisi hendaknya dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Ia menambahkan setiap peserta perlu memiliki semangat untuk meraih prestasi tanpa menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan bertanding.
“Juara memang menjadi target, tetapi yang lebih penting adalah menjadi yang terbaik. Kalau kita sudah menjadi yang terbaik, maka nomor satu itu akan mengikuti,” ujarnya.
Open Turnamen POSSPA Cup II Sumbar-Riau Tahun 2026 diikuti tim-tim sepak bola dari berbagai daerah di Sumatera Barat dan Riau. Kehadiran peserta lintas daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus mempererat hubungan antarklub melalui pertandingan yang sehat dan sportif.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Payakumbuh Chairul Mufti mengatakan penyelenggaraan Open Turnamen POSSPA Cup II Sumbar-Riau Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya meningkatkan pembinaan sepak bola di daerah sekaligus memperluas ruang kompetisi bagi atlet.
Menurut dia, kehadiran tim-tim dari Sumatera Barat dan Riau diharapkan dapat meningkatkan kualitas pertandingan serta menjadi sarana mengukur kemampuan para pemain agar semakin kompetitif.
“Turnamen seperti ini harus terus dilaksanakan karena menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat silaturahmi antarklub. Kami berharap dari kompetisi ini lahir pemain-pemain berkualitas yang mampu mengharumkan nama Payakumbuh dan Sumatera Barat di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan, Lurah Payobasung, jajaran Askot PSSI Payakumbuh, niniak mamak, tokoh masyarakat, serta ratusan pecinta sepak bola yang memadati Lapangan POSSPA. (*/SA)






