PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Persaingan cabang olahraga (cabor) balap sepeda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 semakin ketat. Pada hari kedua pertandingan di Velodrom Rimbo Data, Kota Padang, Minggu (4/10/2026), atlet Kota Padang dan Payakumbuh sukses mengamankan medali emas.
Kota Padang meraih emas melalui Sisca Helmiranita pada nomor Individual Time Trial (ITT) 500 meter putri dan Rasjid Sharoni di nomor 1.000 meter putra. Sementara itu, medali emas nomor keirin putra menjadi milik Farel Defernando dari Payakumbuh.
Pada nomor ITT 500 meter putri, Sisca Helmiranita tampil sebagai yang tercepat untuk membawa pulang medali emas. Posisi kedua ditempati Railatul Khaira dari Bukittinggi yang meraih perak, sedangkan Kayla Zita Putri dari Kota Padang mendapatkan medali perunggu.
Di nomor 1.000 meter putra, Rasjid Sharoni menambah koleksi emas Kota Padang. Rekan satu daerahnya, Khalif Umar Sidiq, finis di posisi kedua dan meraih medali perak. Sementara itu, Fernando Ibrahim dari Payakumbuh menempati peringkat ketiga dengan medali perunggu.
Adapun pada nomor keirin putra, Farel Defernando memastikan medali emas untuk Payakumbuh. Rasjid Sharoni dari Kota Padang harus puas dengan medali perak, sedangkan medali perunggu diraih M. Akhdan Bodea Boborian.
Sekretaris Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ICF) Sumatera Barat, Budi Azwar, mengatakan hingga hari kedua pelaksanaan, panitia telah menyelesaikan lima nomor pertandingan.
Menurutnya, pertandingan balap sepeda Porprov XVI Sumbar 2026 digelar di sejumlah lokasi sesuai dengan karakteristik nomor yang dipertandingkan.
Nomor sepeda gunung atau mountain bike (MTB) berlangsung di kawasan Kampus Universitas Andalas (Unand). Sementara itu, nomor track digelar di Velodrom Rimbo Data, Kota Padang, dan nomor road race dilaksanakan di Kota Solok.
Secara keseluruhan, cabor balap sepeda Porprov XVI Sumbar 2026 mempertandingkan 21 nomor. Persaingan antar-atlet dari kabupaten dan kota di Sumatera Barat pun masih akan berlanjut untuk memperebutkan medali pada nomor-nomor berikutnya. (jiga)



