SOLOK SELATAN, FOKUSSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan resmi meluncurkan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026 yang akan digelar di 39 nagari. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat demokrasi di tingkat lokal sekaligus menentukan arah pembangunan nagari ke depan.
Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, menegaskan bahwa pesta demokrasi di tingkat nagari harus dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi, bukan memicu perpecahan di tengah masyarakat.
“Berbeda pilihan itu hal yang wajar dalam demokrasi. Namun konflik dan perpecahan bukanlah tujuan kita. Mari kita jaga suasana tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setelah proses pemilihan selesai, seluruh masyarakat harus kembali bersatu untuk membangun nagari dan daerah. Menurutnya, kebersamaan dan saling menghargai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti pentingnya peran panitia penyelenggara agar bekerja secara profesional dan menjaga netralitas.
“Tugas ini adalah amanah besar. Laksanakan setiap tahapan dengan jujur, adil, dan transparan, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kehendak masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Khairunas berharap Pilwana Serentak 2026 dapat melahirkan pemimpin nagari yang amanah, inklusif, serta memiliki visi kuat dalam mendorong pembangunan.
“Pembangunan nagari adalah pondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Solok Selatan yang makin maju dan sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok Selatan, Drh. Nurhayati, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan launching ini merupakan bagian dari tahapan awal untuk menyukseskan pesta demokrasi di tingkat nagari.
Ia menjelaskan, Pilwana Serentak 2026 bertujuan untuk memberikan informasi, menyamakan persepsi, serta memantapkan kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi proses pemilihan. (rls)




