118 Siswa Ikuti Lomba Bertutur, Pemko Dorong Budaya Baca dan Percaya Diri

Wakil Walikota Allex Saputra berswafoto seusai membuka Lomba Bertutur yang digelar Pemerintah Kota Padang Panjang. (foto; ist)

PADANG PANJANG, FOKUSSUMBAR.COM – Sebanyak 118 siswa tingkat SD/MI ambil bagian dalam Lomba Bertutur yang digelar Pemerintah Kota Padang Panjang sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi sekaligus membangun kepercayaan diri anak sejak dini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 30 April serta 4-5 Mei 2026 ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan bertutur melalui cerita-cerita yang telah mereka baca.

Wakil Wali Kota Allex Saputra saat membuka kegiatan, Kamis (30/4/2026), mengajak orang tua untuk lebih peka dalam melihat dan mengembangkan potensi anak. Ia mengibaratkan anak sebagai kertas putih yang perlu diarahkan dengan baik agar tumbuh sesuai potensinya.

“Kita ingin menciptakan Padang Panjang sebagai kota ramah anak. Anak-anak yang sudah berani tampil ini tinggal dibimbing agar potensinya berkembang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar kemajuan teknologi dimanfaatkan secara positif dan tidak justru mengalihkan perhatian anak dari hal-hal yang bermanfaat. Allex turut mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Bunda Literasi yang telah menghadirkan ruang bagi anak untuk tampil dan berkembang.

Bunda Literasi, Ny Maria Feronika Hendri menyampaikan, setiap anak merupakan anugerah dengan kelebihan masing-masing. Karena itu, ia mengajak orang tua untuk menerima serta mendukung potensi anak tanpa menitikberatkan pada hasil akhir.

“Menang atau kalah bukan yang utama. Yang penting anak sudah berani tampil dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Januardi mengatakan, lomba bertutur ini menjadi salah satu program unggulan dalam menumbuhkembangkan minat baca serta kecintaan terhadap karya budaya bangsa.

“Cerita-cerita budaya daerah kita angkat kembali agar dikenal anak-anak, sekaligus melatih mereka mengekspresikan apa yang telah dibaca,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program nasional. Para pemenang nantinya akan mewakili daerah ke tingkat provinsi hingga berpeluang melaju ke tingkat nasional.

Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang akan mendapatkan uang tunai, trofi, dan sertifikat, serta kesempatan melanjutkan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi. (harris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *