Inspiratif! M. Fikar Dt Rajo Magek Resmi Raih Gelar Doktor, Angkat Pembelajaran Digital Berbasis Karakter

M. Fikar Dt. Rajo Magek dengan lugas menjawab pertanyaan tim penguji dalam Sidang Doktor yang berlangsung tertutup di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Kabar membanggakan datang dari dunia akademik Sumatera Barat. M. Fikar Dt Rajo Magek, akhirnya resmi menyandang gelar doktor setelah melewati perjuangan panjang yang penuh dedikasi.

Momen bersejarah itu berlangsung dalam sidang tertutup di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Rabu kemarin (29/4/2026).

Dengan penuh percaya diri, ia memaparkan disertasi berjudul “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Digital dalam Upaya Peningkatan Peserta Didik di SMP Muhammadiyah 7 Padang.”

Dr. M. Fikar Dt. Rajo Magek, S.Ag, MM, M.Pd., berswafoto dengan tim penguji. (foto; ist)

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. Mahyudin Ritonga, MA selaku ketua tim penguji, didampingi sekretaris Dr. Riki Saputra, MA., serta anggota penguji Prof. Dr. Sobhan A, MA., Prof. Dr. Ahmad Sabri, M.Pd., dan Dr. Desi Asmaret, M.Ag.

Setelah melalui proses ujian yang ketat, M. Fikar dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar doktor. Sekaligus melengkapi gelar akademiknya menjadi Dr. M. Fikar Dt. Rajo Magek, S.Ag.,MM.,M.Pd.

Capaian ini sekaligus menempatkannya sebagai salah satu figur akademisi inspiratif yang konsisten dalam mengembangkan diri.

Senyum tulus M. Fikar Dt. Rajo Magek bersama staf dan karib kerabat seusai dinyatakan lulus dalam ujian Sidang Doktor di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. (foto; ist)

Dalam pernyataannya, M. Fikar yang juga Kepala SMK Muhammadiyah 1 Padang kepada media ini, Kamis (30/4/2026), menegaskan pentingnya integrasi teknologi digital dalam pembelajaran, khususnya pada pendidikan agama Islam.

Ia menilai, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat.

“Teknologi bukan sekadar alat bantu, tetapi sarana membentuk peserta didik yang amanah, disiplin, bertanggung jawab, dan religius,” ungkapnya.

Keberhasilan ini pun menuai apresiasi luas. Sosok Datuk Fikar dikenal sebagai pribadi yang gigih, ulet, dan tidak pernah berhenti belajar.

Ia bahkan disebut sebagai salah satu doktor terbaik yang lahir dari lingkungan UM-Sumbar.

Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan akan selalu menemukan jalannya menuju kesuksesan. (bima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *