PADANG, FOKUSSUMBAR.COM. — KONI Sumbar berharap dukungan penuh Kodam I/Bukit Barisan dan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol agar atlet-atlet asal Sumbar yang kini berstatus prajurit TNI Angkatan Darat tetap mendapat kesempatan membela daerah pada berbagai ajang olahraga nasional menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB-NTT 2028.
Harapan tersebut disampaikan Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, saat beraudiensi dengan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol yang diwakili Asisten Teritorial (Aster) Kolonel Candra di Makodam, Padang, Rabu (17/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Hamdanus didampingi Anggota Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumbar Jasman Herry serta jajaran Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sumbar.
Hamdanus mengatakan, atlet-atlet Sumbar yang telah direkrut menjadi prajurit TNI AD merupakan aset olahraga daerah yang perlu terus dibina dan diberikan ruang untuk tetap berprestasi di arena olahraga nasional.
“Kami memohon dukungan Bapak Pangdam agar atlet-atlet Sumbar yang kini mengabdi sebagai prajurit TNI AD tetap dapat membela Sumatera Barat pada berbagai agenda olahraga nasional. Mereka adalah aset olahraga daerah yang telah dibina sejak usia muda dan memiliki potensi besar mengharumkan nama Sumbar di tingkat nasional,” ujar Hamdanus.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting mengingat Sumbar tengah menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi Porprov Sumbar 2026, Pra-PON 2027, hingga PON XXII NTB-NTT 2028.
Salah satu cabang olahraga yang membutuhkan dukungan tersebut adalah dayung. Pengprov PODSI Sumbar saat ini tengah melaksanakan program pembinaan dan pemusatan latihan jangka panjang di Padang dan Danau Atas, Kabupaten Solok, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov XVI Sumbar 2026, Kejurnas 2026, Pra-PON 2027, dan PON 2028.
Dalam program tersebut, terdapat dua atlet dayung Sumbar yang kini bertugas sebagai prajurit TNI AD di Yonif TP 904/Gara Mata, yakni Prada Kilpan Puberi dan Prada Zaki Hibrizi.
Keduanya direkomendasikan oleh Pengprov PODSI Sumbar untuk mendapatkan izin dan dispensasi mengikuti pemusatan latihan hingga akhir tahun 2026 guna memperkuat tim dayung Sumbar pada agenda nasional mendatang.
Selain meminta dukungan terhadap atlet yang telah menjadi prajurit TNI AD, Hamdanus juga berharap TNI AD memberikan perhatian kepada atlet-atlet berprestasi asal Sumbar melalui jalur rekrutmen.
“Kami berharap atlet-atlet berprestasi asal Sumbar dapat memperoleh kesempatan dan prioritas dalam proses rekrutmen TNI AD sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan prestasi yang telah mereka persembahkan bagi daerah dan bangsa,” katanya.
Hamdanus juga berharap Pangdam berkenan memberikan motivasi kepada atlet-atlet yang sedang menjalani pemusatan latihan provinsi (Pelatprov) agar semakin bersemangat dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan nasional.
Menanggapi hal tersebut, Kolonel Candra menegaskan komitmen TNI AD untuk mendukung pembinaan olahraga prestasi, termasuk atlet-atlet yang berstatus prajurit.
“Atlet adalah duta daerah dan bangsa. Prajurit TNI yang juga berstatus atlet harus tetap diberi ruang untuk mengembangkan prestasinya selama tidak mengganggu tugas pokok kedinasan. Kami akan berupaya memberikan dukungan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para atlet Sumbar terus menjaga disiplin dan semangat juang dalam mengejar prestasi.
“Jangan pernah berhenti bermimpi menjadi juara. Disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah adalah modal utama untuk mencapai prestasi. Jadilah atlet yang membanggakan Sumatera Barat sekaligus mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” pesannya.
Dalam audiensi tersebut, KONI Sumbar turut menyampaikan data sejumlah atlet binaan yang kini berstatus anggota TNI AD, di antaranya atlet gulat Sumbar Letnan Dua Infanteri Gilang Ilhaza, S.Pd., Gr., yang bertugas sebagai Pama Mabes TNI pada Pusjaspermildas TNI, atlet Muaythai Prada Andika Mandala Darma yang bertugas di Yon TP 954/Naga Berkisar Kodam I/Bukit Barisan, serta dua atlet dayung PODSI Sumbar, Prada Kilpan Puberi dan Prada Zaki Hibrizi dari Yonif TP 904/Gara Mata.
KONI Sumbar berharap sinergi antara dunia olahraga dan TNI AD terus terjalin demi memperkuat persiapan kontingen Ranah Minang menuju PON 2028. (jiga)
