Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNP Gelar Sosialisasi Literasi Digital Bagi Anak-anak

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang (UNP) berswafoto dengan ustad/ustadzah dan santri TPQ Masjid Muhajirin. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan kegiatan sosialisasi literasi digital dengan fokus isu game online pada anak-anak sebagai bentuk sinergi antara pengabdian masyarakat dan tugas akhir semester berbasis Project Based Learning (PJBL), Selasa (12/05/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Muhajirin , jl Patenggangan, Parupuk Tabing, kota Padang ini, menyasar anak-anak mengaji sebagai peserta utama sosialisasi. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Ilmu Komunikasi berperan sebagai media penyampaian informasi dan edukasi mengenai penggunaan perangkat digital secara bijak.

Mahasiswa lagi bertanya jawab dengan santri. (foto; ist)

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin masifnya penggunaan perangkat pintar atau handphone di kalangan anak-anak. Handphone lebih sering mereka gunakan untuk bermain game sehingga menimbulkan beberapa dampak negatif, seperti melalaikan tugas akademik, penggunaan kata-kata kasar saat bermain game, hingga kebiasaan bermain di tempat yang kurang tepat dan menimbulkan kebisingan bagi lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai etika dalam bermain game, pengaturan waktu penggunaan gadget, serta alternatif pemanfaatan perangkat digital untuk kegiatan yang lebih positif seperti belajar, menonton video edukatif, membaca, dan aktivitas bermanfaat lainnya.

Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi interaktif berupa penyampaian materi, diskusi bersama peserta, sesi tanya jawab, permainan edukatif, serta pre-test dan post-test sederhana untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman anak-anak sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung.

Mahasiswa lagi asyek menjelaskan pada santri tentang literasi digital yang fokus terhadap isu game online. (foto; ist)

Saat berlangsungnya acara, anak-anak terlihat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNP.

Dalam sesi penyampaian materi dan diskusi interaktif ditemukan masih banyak peserta yang belum memahami cara mengontrol waktu bermain maupun penggunaan etika yang baik saat bermain game online.

Melalui sosialisasi tersebut, peserta mulai diperkenalkan bahwa gadget tidak hanya digunakan untuk bermain game, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperoleh ilmu pengetahuan dan informasi yang bermanfaat.

Kegiatan sosialisasi ini juga mendapatkan respon positif dari pihak pengajar TPQ setempat. Mereka menilai bahwa edukasi mengenai penggunaan gadget secara bijak penting diberikan kepada anak-anak sejak dini.

“Untuk kegiatan hari ini sangat positif karena jika dilihat sekarang anak-anak lebih cenderung terpapar dampak negatif saat menggunakan gadget seperti bermain game dan mereka bisa menghabiskan waktu seharian, apalagi di saat libur. Dengan adanya kegiatan ini insyaallah mereka bisa mendapatkan nilai positif dan harapannya dapat mengurangi waktu bermain gadget serta menggunakan gadget untuk hal-hal yang menambah ilmu pengetahuan seperti belajar, menonton, membaca, dan lain sebagainya,” ujar Utari Ulandari selaku guru TPQ Mesjid Muhajirin.

Dari hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah sosialisasi berlangsung. Mayoritas peserta mulai memahami pentingnya menyelesaikan tugas sebelum bermain game, menjaga sportivitas saat bermain, serta memanfaatkan gadget untuk aktivitas yang lebih edukatif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat lebih bijak dalam menggunakan perangkat digital serta memahami pentingnya menjaga etika dan keseimbangan dalam bermain game online. (avin zhansenski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *