3.500 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional di Padang Panjang

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis didampingi Bunda PAUD Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri berswafoto dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. (foto; ist)

PADANG PANJANG, FOKUSSUMBAR.COM – Sebanyak 3.500 anak dari jenjang TK, SD hingga SMP se-Kota Padang Panjang memadati Lapangan Khatib Sulaiman Bancah Laweh, Senin (3/8/2026), dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari fashion show berbahan daur ulang, kampanye internet sehat, pentas seni, hingga edukasi tentang hak dan partisipasi anak.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis didampingi Bunda PAUD Kota Padang Panjang Maria Feronika Hendri. Hadir pula unsur Forkopimda, Ketua GOW Kota Padang Panjang Ny. Sri Wahyuni Allex, pimpinan OPD, kepala sekolah, guru, serta ribuan orang tua yang mendampingi anak-anak.

Dalam sambutannya, Hendri Arnis mengatakan Hari Anak Nasional tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, bermain, memperoleh perlindungan, dan menyampaikan pendapatnya.

BACA JUGA :  Komisioner Baru dan Tantangan Komisi Informasi
Walikota Hendri Arnis memperbaiki baju anak dengan penuh kasih sayang. (foto; ist)

“Anak-anak adalah investasi terbesar daerah. Tugas pemerintah bukan hanya menyediakan layanan pendidikan, tetapi juga memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, kreatif, dan bahagia,” kata Hendri.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya membangun ekosistem yang ramah anak melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Salah satu kegiatan yang menyita perhatian adalah lomba fashion show berbahan daur ulang. Puluhan peserta tampil mengenakan busana yang dibuat dari plastik bekas, kertas, karung goni, dan berbagai material yang tidak lagi terpakai. Selain menampilkan kreativitas, lomba tersebut juga menjadi media edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini.

Selain itu, Forum Anak Kota Padang Panjang menggelar kampanye Internet Sehat dan Partisipasi Anak dalam Pembangunan, sebagai upaya meningkatkan kesadaran anak terhadap penggunaan teknologi secara bijak sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam pembangunan daerah.

BACA JUGA :  DARAM Sukses Adakan Kajian Adat untuk Mengobati Penyakit Masyarakat
Bunda PAUD Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri bersama anak-anak nan lucu dan manis. (foto; ist)

Suasana semakin meriah ketika ribuan anak bersama Wali Kota dan tamu undangan mengikuti senam dan tari bersama di lapangan.

Di sela-sela kegiatan, sejumlah orang tua menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Hari Anak Nasional yang melibatkan ribuan peserta.

Salah seorang wali murid, Rina, mengaku senang karena kegiatan tersebut memberi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas dan keberanian tampil di depan umum.

“Anak-anak terlihat sangat gembira. Mereka belajar percaya diri dan juga belajar mencintai lingkungan melalui kostum dari bahan daur ulang,” ujarnya.

BACA JUGA :  Aristo Munandar Lantik Wabup M.Ihpan jadi Ketua PMI Pasaman Barat 2026–2031

Meski demikian, ia berharap penyelenggaraan ke depan dapat lebih memperhatikan kenyamanan peserta.

“Kalau bisa jumlah tenda ditambah, air minum diperbanyak, dan waktu pelaksanaan lebih tertata supaya anak-anak tidak terlalu lama menunggu di bawah terik matahari,” katanya.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Padang Panjang menjadi salah satu kegiatan yang melibatkan peserta terbanyak di kota tersebut. Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan Kota Padang Panjang sebagai kota yang ramah anak melalui pemenuhan hak, perlindungan, dan partisipasi anak dalam pembangunan.(susi/php)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *